
KABAR JAWA – Yogyakarta bukan hanya kota budaya dan pelajar, tetapi juga menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati nuansa spiritual melalui wisata religi.
Tidak sedikit masjid dan situs bersejarah di kota ini yang memiliki nilai islami mendalam serta mencerminkan warisan leluhur yang masih dijaga hingga kini.
Tanpa berlama-lama lagi, berikut lima destinasi wisata religi di Jogja yang terkenal.
1. Masjid Gedhe Kauman
Terletak tak jauh dari kompleks Keraton Yogyakarta, Masjid Gedhe Kauman menjadi saksi sejarah penting perkembangan Islam di tanah Jawa.
Masjid ini didirikan pada 29 Mei 1773 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I.
Dengan luas mencapai 2.578 meter persegi, masjid ini mampu menampung hingga 1.500 jamaah.
Adapun ciri khas dari Masjid Gedhe Kauman adalah arsitektur khas Jawa-nya yang kental, termasuk atap berbentuk tajug dan ornamen kayu berukir.
Sehingga, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga simbol harmonisasi antara ajaran Islam dan budaya lokal yang masih dijaga hingga sekarang.
2. Masjid Pathok Negoro Plosokuning
Masjid Pathok Negoro Plosokuning adalah salah satu dari empat masjid Pathok Negoro yang dibangun oleh Kasultanan Yogyakarta untuk menandai penjuru wilayah keraton.
Masjid ini berdiri di sisi utara Yogyakarta dan masih mempertahankan bentuk asli bangunannya.
Sering disebut juga Masjid Sulthoni Plosokuning, desain masjid ini menyerupai Masjid Gedhe Kauman, lengkap dengan atap berbentuk joglo dan tajug.
Keunikan lainnya adalah kolam kecil di sekeliling bangunan yang digunakan untuk membersihkan kaki sebelum masuk, menambah sentuhan budaya lokal yang unik.
3. Masjid Jogokariyan
Di tengah kota Yogyakarta, terdapat Masjid Jogokariyan yang telah lama dikenal sebagai masjid yang inovatif dan terbuka untuk semua kalangan.
Terletak di Kampung Jogokariyan, masjid ini terkenal karena pengelolaan keuangan yang transparan serta beragam program sosial yang aktif dilakukan.
Masjid ini juga rutin menggelar kajian Islam, pelatihan kewirausahaan, serta buka puasa gratis saat Ramadan.
Bukan hanya tempat ibadah, Masjid Jogokariyan telah berkembang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan modern.
4. Masjid Kotagede
Berada di kawasan Kotagede, Masjid Kotagede berdiri megah sejak tahun 1640.
Masjid ini dibangun oleh Sultan Agung, salah satu tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Mataram Islam.
Arsitektur masjid masih mempertahankan sentuhan klasik dengan ukiran kayu yang detail dan serambi luas sebagai tempat berkumpulnya jamaah.
Setiap hari Jumat, masjid ini selalu ramai oleh jamaah yang ingin merasakan atmosfer spiritual dari salah satu masjid tertua di Jogja.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Kotagede juga sering digunakan untuk acara keagamaan lainnya.
Keasrian dan keasliannya menjadikan tempat ini wajib dikunjungi bagi pecinta wisata religi dan sejarah Islam.
5. Masjid Pakualaman
Masjid Besar Pakualaman atau Masjid Pakualaman dibangun oleh Sri Paduka Paku Alam II pada tahun 1831, dan proses pembangunannya berlangsung hingga 1858.
Letaknya di kawasan Kauman, Kecamatan Pakualaman, tidak jauh dari pusat kota.
Masjid ini berdiri tak lama setelah berakhirnya Perang Diponegoro.
Dari segi arsitektur, masjid ini menawarkan gaya klasik yang tetap indah.
Ketika Anda mengunjungi masjid ini, maka Anda akan merasakan suasana khidmat yang begitu kuat dan nilai historis yang melekat pada setiap sudut bangunannya.
Nah, itu tadi beberapa wisata religi di Jogja yang terkenal.***