
KabarJawa.com – Umat Islam dalam waktu dekat akan menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2026 Masehi.
Momen pergantian tahun ini menjadi kesempatan bagi kaum Muslim untuk memperbanyak doa dan introspeksi diri, salah satunya dengan membaca doa akhir tahun serta doa awal tahun.
Kedua doa tersebut dianjurkan sebagai bentuk permohonan ampun atas kesalahan yang telah lalu sekaligus harapan akan keberkahan dan perlindungan di tahun yang baru.
Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya mengenai waktu yang tepat untuk membacanya, apakah sebelum atau sesudah sholat Maghrib. Untuk itu, berdasarkan informasi yang dihimpun KabarJawa.com, berikut penjelasan lengkapnya.
Pergantian Hari dalam Kalender Hijriah Berbeda dengan Kalender Masehi
Penentuan waktu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun tidak terlepas dari sistem penanggalan Hijriah yang digunakan umat Islam.
Berbeda dengan kalender Masehi yang menghitung pergantian hari pada pukul 00.00, kalender Hijriah menetapkan pergantian hari sejak matahari terbenam atau saat masuk waktu sholat Maghrib.
Artinya, ketika azan Maghrib berkumandang pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, saat itu pula tanggal 1 Muharram telah dimulai. Oleh sebab itu, pelaksanaan doa akhir tahun dan doa awal tahun memiliki waktu yang berbeda.
Waktu Membaca Doa Akhir Tahun yang Dianjurkan
Doa akhir tahun dibaca sebelum masuk waktu Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah. Tradisi yang banyak dilakukan masyarakat Muslim adalah membacanya setelah sholat Asar hingga menjelang azan Maghrib.
Doa ini dianjurkan dibaca sebanyak tiga kali sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT atas berbagai kesalahan, kelalaian, dan dosa yang mungkin dilakukan selama setahun terakhir.
Berikut bacaan doa akhir tahun:
Arab:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Terjemahan:
“Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahanMu, sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang engkau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah”
Doa Awal Tahun Dibaca setelah Masuk 1 Muharram
Setelah matahari terbenam dan waktu Maghrib tiba, umat Islam telah memasuki tanggal 1 Muharram. Pada waktu inilah doa awal tahun dianjurkan untuk dibaca.
Doa tersebut berisi permohonan agar Allah SWT memberikan perlindungan dari godaan setan, membantu mengendalikan hawa nafsu, serta memberi kemampuan untuk menjalani berbagai aktivitas yang mendekatkan diri kepada-Nya sepanjang tahun yang baru.
Berikut bacaan doa awal tahun:
Arab:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Terjemahan:
“Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karuniaMu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan”
Tata Cara Membaca Doa Pergantian Tahun Hijriah 1448 / 2026 M
Supaya lebih jelas lagi, berikut urutan waktu yang dianjurkan saat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah:
- Doa akhir tahun dibaca sebanyak tiga kali sebelum Maghrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.
- Doa awal tahun dibaca setelah masuk waktu Maghrib karena saat itu tanggal 1 Muharram telah dimulai.
Adapun kedua doa tersebut menjadi sarana untuk memohon ampunan, perlindungan, dan keberkahan kepada Allah SWT saat memasuki tahun yang baru.
Nah, itulah tadi penjelasan lengkap soal anjuran waktu yang tepat untuk memanjatkan doa akhir dan awal Tahun Baru Islam, lengkap dengan bacaan Arab, Latin, serta terjemahannya.***