
KabarJawa.com – Memasuki hari ke-11 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam telah berada di fase kedua yang kerap dikenal sebagai fase maghfirah atau masa penuh ampunan.
Pada tahap ini, setiap Muslim dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, menjaga konsistensi amal saleh, serta memperbanyak doa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
Selain memperkuat ibadah wajib dan sunnah, membaca doa harian Ramadhan menjadi amalan yang banyak dilakukan.
Pada puasa hari ke-11, terdapat doa yang sarat makna, berisi permohonan agar hati senantiasa condong kepada kebaikan, dijauhkan dari perilaku maksiat, serta dilindungi dari siksa api neraka.
Bacaan Doa Puasa Ramadhan Hari ke-11
Berikut adalah doa puasa Ramadhan hari ke-11 lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan arti dalam bahasa Indonesia.
Arab
اَللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيَّ فِيْهِ الْإِحْسَانَ وَ كَرِّهْ إِلَيَّ فِيْهِ الْفُسُوْقَ وَ الْعِصْيَانَ وَ حَرِّمْ عَلَيَّ فِيْهِ السَّخَطَ وَ النِّيْرَانَ بِعَوْنِكَ يَا غِيَاثَ الْمُسْتَغِيْثِيْنَ
Latin
Allâhumma habbib ilayya fîhil ihsan wa karrih fîhil fusûq wal ‘isyân wa harrim ‘alayya fîhis sakhatha wannîrân bi’aunika yâ ghiyâtsal mustaghîtsîn
Terjemahan
“Ya Allah, mohon tanamkanlah ke dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah ke dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Mohon jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.”
Lima Kuntungan Puasa Ramadhan
Selain mengamalkan doa harian, ibadah puasa di bulan Ramadhan menyimpan beragam keutamaan. Melansir dari laman resmi Baznas, terdapat sejumlah manfaat besar yang bisa diraih umat Islam ketika menjalankan puasa, antara lain sebagai berikut:
Pahala yang Dilipatgandakan
Ramadhan merupakan bulan istimewa di mana setiap amal kebaikan mendapatkan balasan berlipat.
Tidak hanya ibadah wajib seperti sholat dan zakat, amalan sederhana seperti menahan diri dari ucapan buruk pun bernilai pahala besar di sisi Allah SWT.
Penyucian Jiwa dan Kedekatan Spiritual
Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Ibadah ini juga menuntut pengendalian lisan, hati, dan tindakan. Proses tersebut secara bertahap membersihkan jiwa serta mempererat hubungan spiritual antara hamba dengan Tuhannya.
Menumbuhkan Empati Sosial
Kemudian, disebutkan pula bahwa rasa lapar yang dirasakan selama berpuasa menghadirkan kesadaran tentang kondisi saudara-saudara yang hidup dalam keterbatasan.
Dari pengalaman tersebut tumbuh rasa empati, kepedulian, serta dorongan untuk berbagi melalui sedekah dan zakat.
Memberi Dampak Positif bagi Kesehatan
Secara medis, puasa memberikan kesempatan bagi sistem pencernaan untuk beristirahat. Kondisi ini memungkinkan tubuh melakukan proses detoksifikasi secara alami.
Organ-organ vital seperti hati, lambung, dan ginjal dapat bekerja lebih optimal sehingga daya tahan tubuh meningkat.
Melatih Kesabaran dan Disiplin
Puasa menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter sabar dan disiplin. Selama 30 hari, umat Islam belajar mengendalikan hawa nafsu serta menjaga konsistensi waktu makan dan ibadah.
Kebiasaan positif ini diharapkan terus terbawa setelah Ramadhan berakhir.
Nah, itulah tadi bacaan doa hari ke-11 puasa Ramadhan 1447 H / 2026 lengkap dengan seluk-beluk mengenainya.***