Arti Tibo Gedhong dalam Primbon Jawa: Rahasia Weton yang Membawa Kekayaan dan Kemakmuran

Bagikan :
Ilustrasi Arti Tibo Gedhong dalam Primbon Jawa: Rahasia Weton yang Membawa Kekayaan dan Kemakmuran/

KABAR JAWA – Tibo Gedhong dalam primbon Jawa dipercaya sebagai pertanda keberuntungan besar, terutama dalam hal rezeki dan kemakmuran.

Simak penjelasan lengkap arti Tibo Gedhong, cara perhitungan weton, serta tujuh weton istimewa yang dipercaya memiliki bakat menjadi orang kaya.

Dalam tradisi Jawa, setiap orang lahir membawa weton tertentu, yaitu gabungan antara hari kelahiran dan hari pasaran Jawa seperti Legi, Pahing, Wage, Pon, serta Kliwon. Weton ini diyakini tidak hanya menggambarkan karakter seseorang, tetapi juga memengaruhi jalan hidup, jodoh, hingga rezeki.

Salah satu istilah penting dalam primbon Jawa adalah Tibo Gedhong. Kata gedhong sendiri memiliki arti “rumah besar” atau “tempat penyimpanan kekayaan”, sehingga makna Tibo Gedhong erat kaitannya dengan kemakmuran dan kesejahteraan hidup.

Menurut berbagai sumber literatur Jawa, termasuk karya Avi Meilawati dalam Makna Petung Salaki Rabi Primbon Betaljemur Adammakna, istilah ini merujuk pada kondisi rumah tangga atau kehidupan seseorang yang kebutuhan sandang, pangan, serta finansialnya tercukupi. Tidak heran, banyak pasangan yang akan menikah sangat mengidamkan hasil perhitungan weton jatuh pada Tibo Gedhong.

Hubungan Weton dengan Tibo Gedhong

Bagi masyarakat Jawa, perhitungan weton dilakukan sebelum mengambil keputusan penting, salah satunya dalam pernikahan. Tradisi ini bukan hanya soal kecocokan pasangan, tetapi juga prediksi tentang masa depan rumah tangga.

Baca juga  Teks Khutbah Jumat 1 Muharram 1447 H: Tema Menyambut Tahun Baru Islam dan Berbagi Kasih pada Anak Yatim

Caranya adalah dengan menghitung neptu dari hari dan pasaran kelahiran masing-masing calon mempelai. Nilai neptu kemudian dijumlahkan, lalu dibagi dengan angka tujuh. Sisa pembagian akan menentukan hasil ramalan.

Nilai Neptu Hari:

  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9
  • Minggu = 5

Nilai Neptu Pasaran:

  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Contoh perhitungan:
Seorang laki-laki lahir pada Rabu Legi (7 + 5 = 12), sedangkan calon istrinya lahir pada Kamis Kliwon (8 + 8 = 16). Jika dijumlahkan, totalnya adalah 28. Angka ini kemudian dibagi dengan 7, hasilnya 4.

Sisa perhitungan angka 4 berarti jatuh pada Tibo Padu, yang menandakan adanya kemungkinan sering terjadi pertengkaran setelah menikah.

Berikut makna dari sisa pembagian dalam hitungan weton:

  • Sisa 0 (Tibo Gundul): rumah tangga sulit mendapatkan rezeki maupun keturunan.
  • Sisa 1 (Tibo Lawang): rezeki mudah datang, tetapi juga cepat hilang.
  • Sisa 2 (Tibo Gedhong): rumah tangga penuh kecukupan, hidup makmur dan sejahtera.
  • Sisa 3 (Tibo Omah): keluarga memperoleh tempat tinggal dan rezeki yang baik.
  • Sisa 4 (Tibo Padu): sering terjadi perselisihan.

Dari penjelasan ini, terlihat jelas bahwa Tibo Gedhong merupakan hasil perhitungan yang paling diharapkan oleh pasangan, karena menandakan kehidupan rumah tangga yang mapan secara finansial.

Tujuh Weton Tibo Gedhong yang Dipercaya Membawa Kekayaan

Selain perhitungan di atas, dalam primbon Jawa juga dikenal adanya beberapa weton istimewa yang disebut sebagai weton Tibo Gedhong. Mereka dianggap memiliki bakat alami untuk meraih kekayaan dan kemuliaan hidup.

Baca juga  LINK Twibbon Hari Arsitektur Indonesia 2025: Unik & Menarik, Upload Sekarang Juga

Berikut tujuh weton Tibo Gedhong yang sering disebut dalam tradisi Jawa:

1. Senin Pahing – Si Pekerja Keras

Orang yang lahir pada Senin Pahing dikenal pantang menyerah dan memiliki etos kerja luar biasa. Mereka ulet, tekun, serta tidak mudah putus asa. Karakter ini menjadi modal besar untuk menapaki tangga kesuksesan, terutama dalam dunia usaha dan kepemimpinan.

2. Minggu Kliwon – Si Pendiam yang Penuh Empati

Weton ini melahirkan pribadi yang tenang, introspektif, dan cenderung pendiam. Namun, mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi. Kelebihan mereka adalah kemampuan menjalin hubungan harmonis dengan orang lain, yang sering kali membuka jalan menuju kesuksesan.

3. Selasa Legi – Si Pemikat yang Luwes

Lahir pada Selasa Legi membuat seseorang memiliki pesona alami. Mereka ramah, ceria, dan mudah bergaul. Sifat ini membuat mereka mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain, sehingga berpeluang besar sukses di bidang bisnis maupun karier yang membutuhkan negosiasi.

4. Kamis Legi – Si Visioner yang Bijaksana

Pribadi dengan weton Kamis Legi dikenal bijaksana dan mampu berpikir jauh ke depan. Mereka tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Perencanaan yang matang dan kemampuan analisis membuat mereka berpotensi sukses dalam bidang keuangan maupun kepemimpinan.

Baca juga  Hukum Nyadran dalam Islam: Menelisik Berbagai Pandangan Soal Tradisi Jawa Jelang Ramadhan

5. Jumat Pon – Si Pemimpin Berwibawa

Weton Jumat Pon melahirkan sosok dengan aura kepemimpinan yang kuat. Mereka tegas, berwibawa, dan mampu menginspirasi orang lain. Dengan sifat ini, mereka sering berhasil membangun bisnis dan tim yang solid.

6. Sabtu Pahing – Si Ksatria yang Pemberani

Sabtu Pahing melambangkan keberanian dan keteguhan hati. Mereka rela berkorban, memiliki prinsip kuat, dan tidak mudah goyah oleh masalah. Jiwa pengasih yang mereka miliki membuat mereka dihormati sekaligus disukai banyak orang.

7. Sabtu Wage – Si Pemimpi Pantang Menyerah

Orang dengan weton Sabtu Wage dikenal penuh kreativitas dan tidak takut mencoba hal baru. Mereka punya impian besar dan semangat pantang menyerah. Sifat ini mendorong mereka sukses membangun bisnis yang inovatif.

Dalam tradisi Jawa, Tibo Gedhong menjadi simbol kemakmuran, kecukupan, dan keberuntungan dalam kehidupan rumah tangga maupun pribadi. Melalui perhitungan weton, masyarakat Jawa percaya bisa mengetahui jalan hidup seseorang, apakah akan penuh rezeki atau justru banyak hambatan.

Meski demikian, penting diingat bahwa ramalan weton hanyalah bagian dari kepercayaan tradisional. Kesuksesan sejati tetap bergantung pada kerja keras, doa, dan sikap bijak dalam menjalani hidup.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Messi memimpin Argentina juara Piala Dunia 2022 setelah menang adu penalti atas Prancis dalam final dramatis di Qatar.
Pada Tahun Berapa Messi Memimpin Argentina Meraih Gelar Piala Dunia?
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional