Apakah Minum Obat Membatalkan Puasa? Begini Hukumnya dalam Islam

Bagikan :
Ilustrasi apakah minum obat membatalkan puasa (AI // Kabar Jawa)

KabarJawa.com – Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan menuntut umat Islam untuk menjaga keseimbangan antara ketaatan beribadah dan kondisi kesehatan.

Di satu sisi, puasa merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat. Namun di sisi lain, ada kelompok tertentu yang sedang dalam proses pengobatan atau memiliki penyakit tertentu sehingga tidak dapat meninggalkan konsumsi obat.

Hal inilah yang kemudian sering kali menimbulkan pertanyaan soal apakah minum obat pada siang hari saat berpuasa membatalkan ibadah tersebut? Apalagi, mengingat tujuannya bukan untuk kenikmatan, melainkan demi kesembuhan.

Ketentuan Syariat tentang Minum Obat Saat Puasa

Melansir dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Makassar, disebutkan dalam konteks puasa, seseorang diwajibkan menahan diri dari memasukkan apa pun ke dalam tubuh melalui lubang terbuka sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Prinsip ini tidak membedakan apakah sesuatu yang dikonsumsi bertujuan untuk mengenyangkan, menghilangkan dahaga, atau sebagai terapi pengobatan.

Selama zat tersebut masuk ke dalam tubuh melalui jalur pencernaan secara sengaja di siang hari, maka puasanya batal.

Baca juga  Viral di TikTok, Link & Lirik Lagu "Tahu Isi Bakwan": Sound Unik Ngetes Godaan Puasa Ramadhan 2025

Meski demikian, disebutkan bahwa Islam tidak menghendaki kesulitan bagi pemeluknya. Bagi orang yang sedang sakit, terdapat keringanan atau rukhsah agar tidak memaksakan diri berpuasa jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.

Bahkan, memaksakan diri hingga menimbulkan bahaya justru bertentangan dengan ajaran agama.

Allah SWT berfirman: “Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.”

Ayat tersebut menjadi landasan bahwa menjaga keselamatan diri merupakan bagian dari prinsip syariat.

Konsekuensi bagi Orang Sakit

Bagi mereka yang terpaksa membatalkan puasa karena harus mengonsumsi obat di siang hari, terdapat kewajiban untuk mengganti puasa di hari lain setelah kondisi kesehatannya pulih. Kewajiban ini dikenal dengan istilah qadha.

Namun, dalam kasus penyakit kronis atau menahun yang secara medis tidak memungkinkan seseorang berpuasa lagi, maka kewajiban tersebut diganti dengan membayar fidyah, yakni memberi makan kepada orang miskin sesuai ketentuan yang berlaku.

Jenis Obat yang Tidak Membatalkan Puasa

Tidak semua tindakan medis atau pemberian obat menyebabkan batalnya puasa. Berdasarkan Laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemkes) Republik Indonesia, terdapat sejumlah metode pengobatan yang tidak termasuk pembatal puasa karena tidak melalui saluran pencernaan.

Baca juga  LINK Twibbon Hari Kesiapsiagaan Bencana 2025: Cocok untuk Foto Profil Baru, Yuk Posting & Meriahkan HKB!

Beberapa di antaranya adalah:

  • Tetes mata dan tetes telinga.
  • Obat luar yang diserap melalui kulit seperti salep, krim, gel, dan plester.
  • Obat seperti suppositoria.
  • Suntikan melalui kulit, otot, sendi, atau vena, kecuali infus nutrisi cair melalui pembuluh darah.
  • Pemberian oksigen dan obat anestesi.
  • Obat sublingual yang diletakkan di bawah lidah, umumnya digunakan untuk kondisi darurat seperti serangan jantung.
  • Obat kumur, selama tidak ada cairan yang tertelan.

Strategi Mengatur Jadwal Minum Obat Selama Ramadhan

Merujuk pada laman Kemkes, terdapat pula penyesuaian jadwal minum obat bisa dilakukan. Artinya, obat oral yang harus ditelan tidak boleh dikonsumsi pada rentang waktu sejak fajar hingga magrib. Oleh karena itu, waktu konsumsi digeser ke periode berbuka hingga sahur.

Pedoman penyesuaian dosis selama Ramadhan adalah sebagai berikut:

  • Obat 1 kali sehari: diminum saat sahur atau ketika berbuka.
  • Obat 2 kali sehari: dikonsumsi saat sahur dan berbuka.
  • Obat 3 kali sehari: diminum saat sahur, berbuka, serta sekitar pukul 23.00 WIB. Untuk kasus ini, sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokter guna mencari alternatif obat yang cukup diminum satu atau dua kali sehari.
  • Obat 4 kali sehari: diminum setiap empat jam, yakni pukul 04.00 saat sahur, pukul 18.00 saat berbuka, pukul 22.00, dan pukul 01.00 dini hari.
Baca juga  Contoh LPJ Kegiatan Ramadhan 1447 H / 2026: Referensi Garis Besar Laporan untuk Panitia & Karang Taruna

Selain itu, disebutkan pula bahwa aturan konsumsi berdasarkan waktu makan juga perlu diperhatikan. Jika obat harus diminum sebelum makan, maka dapat dikonsumsi 30 menit sebelum sahur atau 30 menit sebelum hidangan utama berbuka.

Sementara untuk obat yang harus diminum setelah makan pada tengah malam, dianjurkan mengisi perut lebih dulu dengan camilan ringan, misalnya roti.

Nah, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai apakah minum obat membatalkan puasa Ramadhan atau tidak.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya