
KabarJawa.com – Liverpool vs Olympiacos pada 8 Desember 2004 menjadi salah satu malam paling dramatis dalam perjalanan The Reds di Liga Champions UEFA.
Tertinggal lebih dulu dan harus menang dengan selisih dua gol, Liverpool akhirnya membalikkan keadaan 3-1 berkat gol Florent Sinama-Pongolle, Neil Mellor, dan Steven Gerrard.
Laga itu dimainkan dalam fase grup Liga Champions UEFA musim 2004/05. Liverpool membutuhkan kemenangan minimal dua gol karena harus melewati Olympiacos berdasarkan rekor head-to-head untuk mendapatkan tiket ke babak 16 besar.
Liverpool Tertinggal akibat Gol Rivaldo
Situasi Liverpool semakin sulit setelah Olympiacos mencetak gol lebih dulu. Rivaldo membawa tim Yunani unggul melalui tendangan bebas pada menit ke-27.
Gol tersebut membuat Liverpool harus mencetak tiga gol tanpa balas jika ingin memastikan kelolosan.
Steven Gerrard dan kawan-kawan sebenarnya langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Namun, sampai turun minum, skor tetap 0-1 untuk Olympiacos.
Dengan kondisi tersebut, Liverpool membutuhkan perubahan pada babak kedua.
Rafael Benítez kemudian mengambil keputusan penting dengan memasukkan Florent Sinama-Pongolle menggantikan Djimi Traoré saat jeda. Pergantian itu langsung memberikan hasil.
Sinama-Pongolle Menyamakan Skor
Tidak butuh waktu lama bagi Sinama-Pongolle untuk menunjukkan pengaruhnya. Pada menit ke-47, atau sesaat setelah babak kedua dimulai, Harry Kewell mengirim umpan dari sisi kiri yang kemudian diselesaikan Sinama-Pongolle dari jarak dekat.
Skor berubah menjadi 1-1. Liverpool mendapatkan kembali momentum dan harapan untuk mengejar dua gol yang masih dibutuhkan.
Namun, perjalanan menuju comeback belum berjalan mulus. Gerrard sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena terjadi pelanggaran dalam rangkaian serangan sebelumnya. Liverpool masih harus terus menekan pertahanan Olympiacos.
Neil Mellor Masuk dan Liverpool Berbalik Unggul
Benítez kembali melakukan pergantian pemain ketika pertandingan memasuki fase akhir. Neil Mellor masuk menggantikan Milan Baroš sekitar 13 menit sebelum waktu normal berakhir.
Keputusan tersebut kembali terbukti tepat. Beberapa menit setelah masuk, Mellor berhasil memanfaatkan bola hasil sundulan Antonio Núñez yang sebelumnya berhasil ditepis kiper Olympiacos, Antonios Nikopolidis.
Mellor menyambar bola muntah tersebut dan mencetak gol untuk membuat Liverpool berbalik unggul 2-1 pada menit ke-80.
Akan tetapi, kedudukan 2-1 belum cukup. Liverpool masih membutuhkan satu gol tambahan untuk mengamankan kelolosan.
Gol Gerrad Bawa Liverpool Lolos Babak 16 Besar
Setelah gol Mellor, tekanan Liverpool semakin besar. Para pemain terus menyerang untuk mencari gol ketiga.
Mellor bahkan sempat meminta penalti setelah terjatuh di kotak penalti, tetapi wasit tidak memberikan hadiah penalti.
Liverpool kemudian memperoleh peluang lain setelah kiper Olympiacos melakukan kesalahan. Harry Kewell gagal memanfaatkannya sehingga pertandingan tetap berada dalam situasi menegangkan.
Waktu terus berjalan. Liverpool membutuhkan satu gol lagi sebelum pertandingan berakhir.
Kemudian, pada menit ke-86, Jamie Carragher mengirim bola ke arah Neil Mellor. Penyerang Liverpool tersebut memenangkan duel udara dan melakukan sundulan terarah ke belakang.
Bola jatuh tepat ke jalur Steven Gerrard yang berada di sekitar 25 meter dari gawang.
Gerrard tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Kapten Liverpool itu langsung melepaskan half-volley keras dari luar kotak penalti.
Bola meluncur deras melewati jangkauan Nikopolidis dan bersarang di gawang Olympiacos.
Liverpool pun unggul 3-1. Gol tersebut menjadi penentu kelolosan mereka ke babak 16 besar.
UEFA mencatat Gerrard mencetak gol dramatis itu dengan sekitar empat menit waktu normal tersisa.
Lalu apa yang terjadi sebelum gol Gerrard di pertandingan Liverpool vs Olympiacos? Jawabannya: Liverpool telah bangkit 2-1. Kedua gol itu didapat dari dua pemain pengganti mereka, Sinama-Pongolle dan Neil Mellor.***