
KabarJawa.com – Calon nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank BRI sering kali mencari info mengenai tenor program tersebut supaya bisa mengetahui kemampuan mengansurnya. Berikut penjelasan soal tenor maksimalnya.
Program ini memang sudah lama dikenal luas karena kemudahannya, bunga yang ringan, serta tenor pinjaman yang cukup panjang sehingga memberikan ruang gerak lebih luas bagi para pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
Bank BRI sendiri merupakan salah satu lembaga keuangan yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan program KUR.
Maka tak heran jika setiap tahunnya, permintaan terhadap pinjaman ini terus meningkat. Di mata masyarakat, BRI menjadi mitra andalan yang tidak hanya membantu menyediakan dana, tetapi juga mendampingi pelaku usaha dalam proses pengembangan bisnis mereka.
Salah satu hal yang paling sering ditanyakan oleh calon nasabah adalah mengenai tenor maksimal KUR BRI, terutama untuk periode terbaru Oktober 2025. Berdasarkan pengumuman resmi BRI, berikut penjelasan lengkapnya.
Tenor Maksimal KUR BRI Oktober 2025
Bank BRI menetapkan bahwa tenor maksimal KUR berbeda tergantung pada jenisnya. Untuk KUR Mikro, tenor maksimalnya adalah 3 tahun jika digunakan sebagai modal kerja (KMK), dan bisa mencapai 5 tahun jika digunakan untuk keperluan investasi (KI).
Sementara itu, untuk KUR Kecil yang memiliki plafon pinjaman hingga Rp500 juta, tenor maksimalnya juga mencapai 5 tahun.
Artinya, para pelaku UMKM memiliki keleluasaan dalam memilih durasi pengembalian pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Contohnya, seseorang yang mengajukan pinjaman sebesar Rp100 juta bisa memilih jangka waktu pembayaran mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan (5 tahun).
Berikut simulasi cicilan untuk pinjaman Rp100 juta di KUR BRI 2025:
- 12 bulan: Rp8.833.333 per bulan
- 18 bulan: Rp6.055.556 per bulan
- 24 bulan: Rp4.666.667 per bulan
- 36 bulan: Rp3.277.778 per bulan
- 48 bulan: Rp2.583.333 per bulan
- 60 bulan: Rp2.166.667 per bulan
Dari simulasi di atas terlihat bahwa semakin panjang tenor yang dipilih, maka jumlah cicilan per bulannya bakal semakin ringan. Namun, nasabah perlu mempertimbangkan dengan bijak agar tidak terbebani bunga dalam jangka waktu panjang.
Tata Cara Mengajukan KUR BRI Terbaru
Bagi Anda yang tertarik mengajukan KUR BRI, prosesnya kini sangat mudah. Calon nasabah bisa langsung datang ke kantor cabang BRI terdekat untuk melakukan pengajuan. Berikut langkah-langkahnya:
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat.
- Sampaikan kepada petugas bahwa Anda ingin mengajukan KUR.
- Ambil nomor antrean dan tunggu giliran pelayanan.
- Serahkan dokumen yang dibutuhkan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada, serta surat izin usaha.
- Ikuti arahan petugas untuk mengisi formulir dan melakukan wawancara singkat.
Setelah itu, pihak BRI akan melakukan survei lapangan untuk memastikan kelayakan usaha. Jika semua memenuhi syarat, nasabah akan diminta menandatangani kontrak dan dana pun siap dicairkan.
Calon nasabah juga dapat memilih jenis KUR sesuai kebutuhan, baik untuk modal kerja maupun investasi.
Nantinya, petugas akan membantu menjelaskan detailnya, termasuk ketentuan tenor dan plafon pinjaman yang berlaku.
Tenor Bervariasi
Jadi kesimpulannya, tenor maksimal KUR BRI mencapai 5 tahun. Akan tetapi, tenornya juga bervariasi tergantung dengan jenis pinjaman yang diajukan nasabah.
Dan bagi para pelaku usaha yang ingin mengikuti program ini, maka bisa mengikuti langkah-langkah seperti yang sudah dijelaskan di atas.***