
KabarJawa.com – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Tabungan Negara atau BTN kembali menjadi perhatian para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahun ini.
Program tersebut diketahui masih dibuka untuk masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya melalui pembiayaan dengan bunga ringan dan tenor panjang.
Tak hanya membantu dari sisi modal, KUR BTN juga diharapkan mampu memperkuat struktur perekonomian rakyat di berbagai sektor produktif di seluruh Indonesia.
BTN merancang produk KUR sebagai solusi bagi para pengusaha yang layak mendapatkan dukungan pembiayaan, namun belum memiliki agunan tambahan yang cukup.
Dengan bunga mulai dari 6 persen efektif per tahun, program ini menjadi pilihan menarik bagi UMKM yang ingin memperluas kapasitas usaha tanpa terbebani cicilan besar.
Dana yang diperoleh bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti menambah stok bahan baku, membeli peralatan, hingga memperluas tempat usaha.
Cara Mengajukan KUR BTN 2025
Proses pengajuan KUR BTN cukup sederhana dan bisa dilakukan secara langsung. Berdasarkan informasi dari laman resmi BTN, berikut tahapan lengkapnya:
Kunjungi Kantor Cabang BTN Terdekat
Calon debitur bisa langsung mendatangi kantor cabang BTN dan mengajukan permohonan Kredit Usaha Rakyat melalui petugas layanan.
Persiapkan Dokumen Penting
Bawa seluruh dokumen pendukung seperti kartu identitas, surat keterangan usaha, dan dokumen pendukung lainnya. Petugas akan membantu memeriksa kelengkapan berkas yang dibutuhkan.
Proses Verifikasi Data
Setelah berkas diserahkan, pihak BTN akan melakukan verifikasi untuk memastikan data calon debitur valid dan memenuhi kriteria sesuai kebijakan yang berlaku.
Akad dan Pencairan Dana
Jika pengajuan dinyatakan lolos verifikasi, nasabah akan diundang untuk melakukan akad kredit. Setelah itu, dana bisa segera dicairkan sesuai jumlah yang disetujui.
Persyaratan Pengajuan KUR BTN
Sebelum datang ke kantor cabang, calon debitur perlu memahami syarat-syarat utama agar pengajuan bisa disetujui dengan cepat. Berikut ketentuannya:
- Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).
- Telah menjalankan kegiatan usaha minimal selama enam bulan.
- Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Belum pernah mendapatkan kredit produktif atau program sejenis di bank lain di luar KUR.
- Boleh memiliki kredit lain seperti Kredit Pemilikan Rumah, Kartu Kredit, Kredit Resi Gudang, atau Kredit Konsumsi Rumah Tangga, selama status pembayarannya lancar.
- Wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika pengajuan di atas Rp 50 juta.
- BTN akan melakukan pengecekan riwayat kredit melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
- Tidak termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia dan tidak tercatat sebagai debitur bermasalah.
Datang ke Kantor Cabang Terdekat
Jadi kesimpulannya, hingga saat ini pengajuan KUR BTN 2025 masih dilakukan secara tatap muka langsung di kantor cabang BTN.
Prosedur ini bertujuan agar petugas dapat membantu memverifikasi data secara akurat dan memberikan konsultasi sesuai kebutuhan usaha.
Dengan suku bunga ringan dan proses pengajuan yang jelas, KUR BTN 2025 menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pelaku UMKM yang ingin menambah modal usaha.
Asalkan seluruh dokumen sudah lengkap dan syarat terpenuhi, peluang pencairan dana ratusan juta rupiah bisa terwujud dengan cepat. Program ini menjadi bukti nyata dukungan BTN terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pembiayaan yang terjangkau dan mudah diakses.***