
KabarJawa.com – Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI sudah lama menjadi program unggulan yang membantu masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), dalam memperoleh tambahan modal.
Program ini menjadi pilihan utama banyak orang karena menawarkan bunga yang sangat rendah, tenor yang panjang, serta proses pengajuan yang terbilang mudah dan transparan.
Melalui KUR BRI, banyak pelaku usaha yang akhirnya bisa mengembangkan bisnisnya tanpa harus terjebak dalam beban pinjaman besar.
Bahkan, di tahun ini, kesempatan untuk mendaftar KUR kembali dibuka dengan plafon pinjaman yang cukup besar, mencapai hingga ratusan juta rupiah.
Pendaftaran pun kini semakin praktis karena dapat dilakukan secara online melalui laman resmi KUR BRI.
Namun, di balik kemudahan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa situs tidak bisa diakses atau proses pengajuan tidak dapat dilanjutkan.
Lalu, apa sebenarnya penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasan lengkapnya.
1. Pastikan Identitas Valid
Salah satu penyebab umum gagalnya pendaftaran adalah kesalahan pada data pribadi. Maka, pastikan seluruh identitas seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, dan data usaha sesuai dengan dokumen resmi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
2. Gunakan Koneksi Internet yang Stabil
Pendaftaran KUR BRI dilakukan sepenuhnya secara daring. Jadi, koneksi internet yang tidak stabil dapat membuat halaman gagal dimuat atau formulir tidak terkirim sempurna. Pastikan jaringan dalam kondisi baik saat proses berlangsung.
3. Rutin Refresh Laman Pendaftaran KUR
Terkadang, situs KUR BRI sedang dalam proses pemeliharaan atau mengalami gangguan server akibat banyaknya pengunjung.
Jika hal ini terjadi, Anda bisa menunggu beberapa saat dan mencoba kembali dengan melakukan penyegaran laman atau membuka situs di waktu berbeda.
4. Penuhi Semua Syarat dan Ketentuan KUR BRI
Sebelum mengajukan, pastikan Anda telah memenuhi seluruh kriteria yang ditetapkan oleh pihak BRI. Berdasarkan laman resmi KUR BRI, berikut persyaratan utamanya:
KUR Mikro BRI
- Diajukan oleh individu yang memiliki usaha produktif dan layak.
- Usaha telah berjalan aktif minimal enam bulan.
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit.
- Persyaratan administrasi meliputi KTP, KK, serta surat izin usaha.
KUR Kecil BRI
- Diperuntukkan bagi pemilik usaha produktif dan layak.
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif.
- Usaha sudah aktif minimal enam bulan.
- Wajib memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha sejenis.
5. Cek Riwayat Kredit di SLIK OJK
Jika Anda memiliki catatan kredit bermasalah di SLIK OJK, kemungkinan besar pengajuan akan ditolak.
Pastikan Anda memiliki riwayat pinjaman yang baik sebelum mencoba mendaftar KUR BRI secara online.
6. Pastikan Usaha Memenuhi Kriteria
Hal lain yang harus dipahami calon debitur yaitu bahwa KUR BRI hanya diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar aktif dan produktif.
Maka dari itu, sebelum mengajukan, pastikan usaha yang dijalankan sudah sesuai kriteria, dan dalam ketentuan KUR, umumnya usaha harus sudah beroperasi minimal enam bulan dengan kegiatan yang jelas dan berkelanjutan.
7. Daftar Langsung ke Kantor Cabang BRI
Apabila Anda sudah mencoba berbagai cara namun masih tidak bisa melakukan pendaftaran online, solusi terakhir adalah datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
Di sana, petugas akan membantu melakukan verifikasi data dan memastikan kelengkapan dokumennya. Selain itu, jangan lupa membawa seluruh persyaratan administrasi supaya prosesnya lancar tanpa kendala.
Nah, itulah beberapa upaya yang bisa dilakukan apabila Anda mengalami kendala saat mendaftar KUR BRI 2025 secara online. Semoga bermanfaat.***