
KabarJawa.com – Masyarakat yang mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari bank Mandiri nantinya akan kedatangan petugas survei yang bertugas mengecek langsung pengajuan nasabah. Simak berikut cara menjawab pertanyaan petugas tersebut.
Tak sedikit pelaku Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang sebenarnya memiliki bisnis berjalan dengan baik, namun gagal mendapatkan persetujuan hanya karena tidak mampu memberikan jawaban yang meyakinkan kepada petugas survei.
Padahal, kesempatan ini sangat berharga karena KUR Mandiri menyediakan plafon pinjaman mulai dari satu juta rupiah hingga setengah miliar rupiah.
Jumlah tersebut tentu sangat membantu pengembangan usaha, baik untuk pelaku UMKM maupun calon pekerja migran yang membutuhkan modal kerja.
Seperti diketahui, Jenis fasilitas KUR Mandiri pun beragam. Ada KUR Super Mikro dengan limit maksimal 10 juta rupiah, serta KUR Mikro yang bisa diajukan mulai 10 juta hingga 100 juta rupiah. Bagi usaha yang lebih besar, tersedia pula plafon hingga ratusan juta rupiah. Namun, semakin tinggi pinjaman yang diajukan, semakin ketat pula verifikasi yang dilakukan oleh pihak bank.
Proses survei sendiri dilakukan dengan kedatangan langsung petugas ke lokasi usaha. Mereka akan melihat aktivitas bisnis secara nyata, memeriksa kesesuaian dokumen, dan mengajukan berbagai pertanyaan.
Tujuannya jelas, yaitu menilai apakah calon debitur benar-benar layak diberikan pinjaman.
Pertanyaan yang diajukan bisa mencakup hal-hal sederhana, seperti identitas pribadi dan status keluarga, hingga yang lebih teknis seperti omzet, biaya operasional, dan tujuan penggunaan dana.
Lalu, seperti apa cara menjawabnya agar peluang persetujuan semakin besar? Merangkum dari berbagai sumber, berikut panduan lengkapnya.
Cara Jawab Pertanyaan yang Sering Diajukan Petugas Survei KUR Mandiri
1. Identitas Calon Debitur
Pertanyaan pertama biasanya seputar identitas pribadi. Petugas akan mencocokkan data dengan yang ada di KTP dan formulir pendaftaran.
Jawablah dengan jujur mengenai nama lengkap, alamat tempat tinggal, status pernikahan, serta jumlah tanggungan keluarga.
2. Jenis Usaha yang Dijalankan
Surveyor tentu ingin tahu bidang usaha yang Anda jalankan. Jelaskan secara runtut mulai dari bagaimana usaha tersebut berdiri, apa yang dijual atau diproduksi, hingga bagaimana perkembangannya sampai hari ini. Jawaban yang detail akan menunjukkan keseriusan Anda.
3. Lama Usaha Berjalan
Bank perlu mengetahui sudah berapa lama usaha beroperasi. Sampaikan tanggal atau tahun berdirinya usaha, kapan mulai ramai pelanggan, dan jelaskan sesuai kondisi nyata.
4. Kondisi Keuangan Usaha
Bagian ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan membayar cicilan. Pertanyaan yang diajukan biasanya meliputi omzet per bulan, biaya operasional rutin, serta laba bersih.
Selain menjawab dengan jelas, sebaiknya siapkan dokumen pendukung seperti catatan keuangan, nota penjualan, atau laporan sederhana.
5. Latar Belakang Pendidikan dan Pekerjaan
Pihak bank juga akan mengecek riwayat pendidikan dan pekerjaan sebelumnya. Tujuannya untuk memastikan calon debitur memiliki latar belakang yang mendukung usahanya.
Jika memungkinkan, tunjukkan bukti berupa ijazah, sertifikat pelatihan, atau dokumen lain.
6. Tujuan Penggunaan Dana
Salah satu pertanyaan inti adalah tentang rencana penggunaan dana KUR. Jelaskan secara terperinci, misalnya untuk menambah stok barang, membeli peralatan produksi, atau memperluas lokasi usaha.
Semakin rinci dan realistis penjelasan Anda, semakin besar pula keyakinan bank bahwa pinjaman ini akan benar-benar dipakai untuk pengembangan bisnis.
7. Kesiapan Membayar Angsuran
Petugas juga ingin memastikan kemampuan Anda dalam melunasi pinjaman. Mereka biasanya menanyakan berapa besar cicilan yang sanggup dibayar, apakah ada pinjaman lain yang sedang berjalan, serta bagaimana rencana usaha ke depan agar mampu menutup kewajiban.
Jadi, jawablah dengan apa adanya, jangan berlebihan, dan sertakan gambaran rencana pengembangan usaha.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Kedatangan Survei
- Fokuslah menjelaskan tujuan usaha, bukan kebutuhan pribadi.
- Jawablah semua pertanyaan dengan jujur namun tetap percaya diri.
- Tunjukkan semangat dan optimisme dalam mengembangkan usaha.
- Siapkan dokumen pendukung, baik catatan keuangan maupun bukti usaha, agar surveyor lebih yakin.
Jawab Jujur dan Siapkan Dokumen Pendukung
Jadi kesimpulannya, cara menjawab survei petugas KUR Mandiri adalah menjawab pertanyaan dengan jujur. Selain itu, siapkan dokumen bukti pendukung dan hal lain seperti yang sudah dijelaskan di atas.
Dan dengan memahami pola pertanyaannya, maka peluang persetujuan KUR Mandiri 2025 Anda bakal semakin besar.***