
KabarJawa.com – Masyarakat yang akan mengajukan KUR BCA 2025 harus menyiapkan berbagai dokumen persyaratan supaya bisa mendaftar, berikut beberapa berkas tersebut.
Mulai September 2025, Bank Central Asia atau BCA kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan plafon pinjaman yang lebih besar, yakni mulai dari Rp10 juta hingga mencapai Rp500 juta.
Program ini hadir sebagai bagian dari dukungan pemerintah bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui KUR BCA, masyarakat bisa mengajukan pinjaman modal kerja maupun investasi dengan bunga yang lebih ringan dibandingkan pinjaman komersial.
Cicilan yang ditawarkan pun relatif terjangkau, sehingga tidak terlalu membebani pelaku usaha. Tidak hanya itu, proses pengajuan juga dikenal cepat dan mudah, membuatnya semakin menarik bagi mereka yang ingin segera mendapatkan tambahan modal.
Namun, sebelum mengajukan, ada hal penting yang tidak boleh dilewatkan. Setiap calon debitur wajib menyiapkan dokumen tertentu sebagai syarat pendaftaran.
Inilah aturan terbaru untuk dokumen pengajuan KUR BCA 2025 yang harus diperhatikan.
Dokumen Pendaftaran KUR BCA 2025
Berdasarkan informasi resminya, dokumen yang diperlukan dibedakan menjadi dua kategori, yaitu untuk nasabah individu dan badan usaha. Berikut detail lengkapnya.
1. Nasabah Individu
- KTP elektronik calon debitur dan pasangan
- Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP (untuk pengajuan di atas Rp50 juta)
- Kartu Keluarga
- Surat Keterangan Usaha atau Nomor Induk Berusaha
- BPJS Ketenagakerjaan (khusus pengajuan KUR Kecil)
2. Nasabah Badan Usaha
- Akte pendirian beserta seluruh perubahannya
- Pengesahan akte dari Kementerian Hukum dan HAM
- NPWP Badan Usaha
- KTP pengurus dan pemegang saham
- NPWP pengurus dan pemegang saham
- Surat Keterangan Usaha, Nomor Induk Berusaha, atau Tanda Daftar Perusahaan
- BPJS Ketenagakerjaan (khusus pengajuan KUR Kecil)
Jenis KUR BCA yang Bisa Dipilih
BCA menyediakan beberapa jenis KUR yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah:
KUR Mikro
Cocok untuk usaha skala kecil atau yang baru merintis. Pinjaman maksimal Rp50 juta, tanpa agunan tambahan.
KUR Kecil atau KUR Ritel
Ditujukan bagi usaha yang sudah berjalan lebih stabil dengan kebutuhan modal antara Rp50 juta hingga Rp500 juta. Untuk jenis ini, nasabah wajib menyiapkan agunan sesuai ketentuan bank.
KUR TKI
Jenis ini biasanya diperuntukkan bagi calon tenaga kerja Indonesia yang akan bekerja di luar negeri. Plafon dan tenor menyesuaikan kebijakan serta kebutuhan nasabah.
Limit Pinjaman
- KUR Mikro: di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta
- KUR Kecil: di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta
Suku Bunga
Besarnya bunga berkisar antara 6 persen hingga 9 persen efektif per tahun, tergolong rendah jika dibandingkan dengan pinjaman konvensional.
Jenis Agunan
Beberapa bentuk agunan yang dapat diterima di antaranya:
- Tanah kosong, tanah sawah, atau tanah dengan bangunan
- Kios atau tempat usaha
- Apartemen
- Kendaraan bermotor
- Persediaan barang atau mesin (sebagai agunan tambahan)
Syarat dan Ketentuan
Agar bisa mendaftar, calon debitur harus memenuhi kriteria berikut:
- Warga Negara Indonesia yang memiliki KTP elektronik
- Berstatus perorangan atau badan usaha
- Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah untuk nasabah individu
- Usaha sudah berjalan sekurangnya 6 bulan
- Tidak sedang menerima KUR di bank lain
- Belum pernah memperoleh kredit produktif sebelumnya
KTP hingga BPJS Ketenagakerjaan
Jadi kesimpulannya, aturan dokumen terbaru untuk pengajuan KUR BCA 2025 adalah KTP, NPWP jika pinjaman di atas Rp50 juta, Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha, serta BPJS Ketenagakerjaan untuk KUR Kecil. Ini berlaku khusus nasabah individu.
Sementara bagi badan usaha, dokumennya lebih lengkap, termasuk akte pendirian, pengesahan dari Kemenkumham, NPWP, hingga identitas pengurus dan pemegang saham.
Jika calon debitur sudah menyiapkan berbagai dokumen tersebut, maka peluang ia memperoleh pinjaman modal usaha dari KUR BCA 2025 bakal semakin besar.***