
Kabarjawa – Ramadhan 1446 H, Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Setiap tahunnya, umat Islam berlomba-lomba meningkatkan ibadah dan memperbanyak amal kebaikan di bulan yang suci ini.
Seiring dengan berakhirnya Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, termasuk doa akhir Ramadhan dan doa menyambut Syawal.
Dengan memperbanyak doa dan dzikir, diharapkan amalan yang telah dilakukan selama bulan suci ini dapat diterima oleh Allah SWT.
Jadwal Akhir Ramadhan 1446 H
Berdasarkan kalender Hijriah tahun 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025. Dengan demikian, akhir Ramadhan diprediksi jatuh pada 30 Maret 2025, dan 1 Syawal 1446 H diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025.
Walaupun tanggal pastinya masih menunggu keputusan sidang isbat, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan dengan memperbanyak ibadah dan doa.
Doa Akhir Ramadhan Sesuai Sunnah
Pada malam-malam terakhir Ramadhan, terutama saat mencari Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa ini memiliki makna yang mendalam, yaitu memohon ampunan kepada Allah SWT.
Arab: اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu anni.
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi mencintai pemaafan, maafkanlah aku.”
Doa ini dapat dibaca sebanyak mungkin, terutama pada 10 malam terakhir Ramadhan. Selain itu, dianjurkan untuk melakukan ibadah lain seperti shalat malam, dzikir, dan membaca Al-Qur’an.
Doa Awal Bulan Syawal
Setelah Ramadhan berlalu, umat Islam memasuki bulan Syawal, yang diawali dengan perayaan Idul Fitri. Pada saat melihat bulan sabit awal bulan Syawal, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:
Arab: اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
Latin: Allahumma ahillahu ‘alainaa bil-yumni wal-iimaani was-salaamati wal-islaami rabbii wa rabbukallah.
Artinya: “Ya Allah, munculkanlah ia kepada kami dengan keberkahan dan iman, keselamatan dan Islam. Rabbku dan Rabbmu adalah Allah SWT.”
Takbir Idul Fitri Pada malam Idul Fitri, umat Islam disunnahkan untuk mengumandangkan takbir hingga pelaksanaan shalat Id. Berikut adalah salah satu lafal takbir yang umum dibaca:
Arab: الله أكبر، الله أكبر ، لا إله إلا الله، والله أكبر، الله أكبر، ولله الحمد
Latin: Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa ilaaha illallah, wallahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil hamd.
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.”
Menjelang berakhirnya Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir agar amalan yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.
Doa-doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dapat menjadi pedoman dalam memperkuat keimanan dan memohon keberkahan.
Selain itu, menyambut bulan Syawal dengan penuh suka cita serta menjalankan sunnah-sunnah seperti takbir dan shalat Id menjadi bagian dari perayaan kemenangan setelah sebulan penuh beribadah.
Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk meraih keberkahan Ramadhan dan menyambut Syawal dengan hati yang suci. Aamiin.(Kabarjawa)