Banyak Rasulan di Gunungkidul, Dalang-Dalang Wayang Kulit Panen Pentas

Bagikan :
Wayang Kulit/Foto: Freepik

KABARJAWA — Tradisi Rasulan (bersih dusun) kembali menggema di berbagai penjuru Gunungkidul. Senin, 9 Juni 2025, setidaknya 22 lokasi menyelenggarakan pagelaran wayang kulit secara serentak.

Momen ini menjadi berkah tersendiri bagi para dalang yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Gunungkidul.

Ketua Pepadi Gunungkidul, Heri Nugroho, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Gunungkidul dari Partai Golkar, membenarkan hal ini. Hari Senin Pahing bulan Besar dalam kalender Jawa banyak dimanfaatkan untuk menggelar Rasulan.

“Iya, hari ini memang banyak yang menyelenggarakan wayangan untuk rasulan,” ungkapnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, tradisi Rasulan bukan hanya sekadar acara budaya, melainkan juga menjadi ruang untuk bersyukur, menyampaikan pesan moral, serta menggerakkan ekonomi lokal. Pertunjukan wayang berdampak bagi warga sekitar.

“Kami bersyukur, para dalang diundang masyarakat untuk memberikan hiburan dan menyampaikan nilai-nilai kebaikan. Rasulan juga mendorong roda ekonomi pedagang sekitar,” jelas Heri.

22 Pentas Wayang Kulit di Gunungkidul

Berdasarkan data sebaran lokasi pentas, 22 dalang tampil di berbagai titik di Gunungkidul pada Senin Pahing ini. Berikut daftarnya.

  1. Ki Hadi Sugiran – Gading 8, Playen
  2. Ki Kuat Hadi Samono – Giripanggung, Tepus
  3. Ki Cermo Hadi Sutrisno – Piyaman, Wonosari
  4. Ki Sumarno Purbo Carito – Gading 5, Playen
  5. Ki Rustiyanto, S.Pd. – Gedong, Pracimantoro
  6. Ki Sugeng Handoyo – Wuluh, Botodayaan, Rongkop
  7. Ki Mendot Swasana – Wotawati, Girisubo
  8. Ki Widyatmoko – Hargomulyo, Gedangsari
  9. Ki Yusuf Anshor K – Kranggan, Ngeposari, Semanu
  10. Ki Hening Sudarsono, S.Sn. – Serpeng, Semanu
  11. Ki Sumaryono – Gondang, Gari, Wonosari
  12. Ki Sulis Priyanto, S.Sn. – Gari, Wonosari
  13. Ki Suroso Giri Purbocarito – Klepu, Tanjungsari
  14. Ki Surono Purbo Carito – Sidorejo, Kranggan Tengah, Wonosari
  15. Ki Panut Maryadi – Sumberwungu, Tepus
  16. Ki Kenyit – Ngelorejo, Gari, Wonosari
  17. Ki Heri Trianto – Mojo, Ngeposari, Semanu
  18. Ki Kiswan Basunjata – Kedung, Kranggan Tengah, Wonosari
  19. Ki Gilang Thomas Kumoro – Pulutan, Wonosari
  20. Ki Anang Prima – Pengkol, Ngawen
  21. Ki Subardi – Nglipar
  22. Ki Billy Marshallo – Semampir, Semugih, Rongkop
Baca juga  Kenapa Makanan Tradisional Jawa Dibungkus Daun Pisang? Ini Sejarah, Makna Filosofis, dan Khasiatnya

Tradisi Rasulan di Gunungkidul dan Pemerataan Jadwal

Tradisi Rasulan di Gunungkidul masih sangat kuat. Masyarakat banyak memilih Senin Pahing karena dipercaya membawa ketentraman.

“Dulu, masyarakat mengadakan rasulan pas Senin Pahing karena dampaknya sangat baik. Lingkungan jadi adem ayem, tertib, dan tentrem,” lanjut Heri.

Namun, dengan banyaknya desa yang merayakan rasulan di hari yang sama, Pepadi turut memfasilitasi pemerataan jadwal dalang agar semua bisa mendapat panggilan pentas.

Pihaknya tengah memikirkan kekurangan pengrawit dan sinden. Kadang harus datangkan dari luar Gunungkidul.

“Kalau perlu, kami gunakan formasi minimalis agar tetap bisa tampil,” ujar Heri.

Salah satu tantangan saat ini adalah kekurangan pengrawit dan waranggana (sinden). Komposisi ideal memang membutuhkan personil lebih banyak.

“Idealnya, satu kelompok pengrawit ada lebih dari 18 orang, tapi sekarang sering terpaksa hanya 15 bahkan kurang, jadi ada yang rangkap tugas,” jelas Heri.

“Begitu pula dengan sinden. Kadang hanya ada tiga sampai empat orang. Tapi itu tidak mengurangi semangat pementasan,” tambahnya.

Baca juga  Tradisi Cing-Cing Goling Gunungkidul 2026, Ribuan Ayam Kampung dan Fragmen Kolosal Hidupkan Ritual Ngalap Berkah di Kali

Soal tarif, Heri menyebutkan kisaran biaya pementasan cukup bervariasi. Saat ini, Pepadi Gunungkidul memiliki sekitar 70 anggota aktif.

“Ada yang Rp17 juta, ada juga yang sampai Rp28 juta. Rata-rata Rp20 juta,” bebernya.

Yang menarik, Pepadi diisi oleh berbagai generasi. Anggota termuda masih usia SD, dan yang tertua adalah Ki Simun Cermojoyo dari Ngleri, Playen, usianya di atas 70 tahun. Beliau sesepuh Pepadi.

Pagelaran wayang kulit saat Rasulan tidak hanya meriah secara budaya, tetapi juga menghidupkan ekonomi rakyat dan memperkuat nilai sosial.

Antusiasme warga untuk menyelenggarakan pementasan menunjukkan bahwa tradisi ini masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Gunungkidul.

“Kami berharap tradisi ini terus lestari dan semakin banyak generasi muda yang mau belajar pedalangan,” tutup Heri. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya