Asal-usul Nama Gunungpring Magelang hingga Dikenal Jadi Destinasi Wisata Religi

Bagikan :
Gunungpring Magelang rupanya simpan kisah sejarah yang panjang, berikut asal-usulnya (Dok. Magelang Kab)

KABAR JAWA – Di Kabupaten Magelang, tepatnya di Kecamatan Muntilan, terdapat sebuah desa yang hingga kini lekat dengan nuansa religius dan menjadi tujuan peziarah dari berbagai penjuru Indonesia.

Desa itu bernama Gunungpring. Nama ini bukan sekadar sebutan geografis, tetapi menyimpan cerita panjang tentang sejarah, budaya, dan dakwah Islam di tanah Jawa.

Asal-usul Nama Gunungpring

Masyarakat setempat meyakini bahwa nama Gunungpring berasal dari keadaan alam di sekitarnya.

Berdasarkan laman resmi Universitas Negeri Yogyakarta, diketahui bahwa wilayah ini dulunya merupakan daerah perbukitan yang ditumbuhi pohon pring atau bambu dalam jumlah sangat banyak.

Dari kejauhan, tampak bukit yang seolah tertutup rapat oleh rimbunnya rumpun bambu.

Gambaran alam inilah yang melahirkan nama Gunungpring, gabungan dari kata Gunung yang berarti pegunungan dan Pring yang berarti bambu.

Namun, penamaan itu tidak hanya sebatas ciri geografis. Desa Gunungpring memiliki hubungan erat dengan perjalanan hidup seorang tokoh penyebar Islam di tanah Jawa, yakni Kyai Raden Santri.

Tokoh ini dikenal juga sebagai Pangeran Singasari, adik dari Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram Islam.

Baca juga  Inilah Nama Jenderal di Film G30S/PKI yang Dialognya Ikonik Saat Dijemput Pasukan Cakrabirawa

Kisah Kyai Raden Santri

Dalam kisah yang diwariskan secara turun-temurun, diceritakan bahwa Kyai Raden Santri memilih menetap di sebuah bukit di sisi barat Gunung Merapi.

Di tempat itulah ia menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat sekitar. Walaupun berasal dari kalangan bangsawan, ia dengan sengaja menyembunyikan identitas kepangeranannya.

Raden Santri lebih memilih hidup membaur dengan rakyat dan menampilkan diri sebagai seorang alim yang tekun menuntut ilmu agama.

Karena pernah berguru di pesantren, masyarakat pun menjulukinya dengan sebutan Kyai Raden Santri.

Seiring berjalannya waktu, sosoknya dihormati sebagai ulama besar yang berperan penting dalam menguatkan ajaran Islam di Magelang dan sekitarnya.

Kompleks Makam Gunungpring

Hingga kini, peninggalan sejarah Kyai Raden Santri masih bisa dijumpai. Makam dia bersama anak cucunya berada di kawasan atas bukit Gunungpring, tepatnya di Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan.

Lokasinya asri dan kerap menjadi tujuan utama peziarah yang datang dengan niat tabarruk atau mencari berkah.

Kompleks makam tersebut bukan hanya sekadar situs ziarah, tetapi juga menyimpan nilai historis. Berdasarkan catatan sejarah, makam Gunungpring merupakan milik Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Baca juga  Menyelami Makna Filosofi Tedhak Siten dan Pelestariannya di Zaman Modern

Secara administratif, makam ini berada di bawah pengelolaan Reh Kawedanan Hageng Sriwandowo bagian Puroloyo.

Dengan status kepemilikan itu, jelas bahwa Gunungpring memiliki hubungan erat dengan sejarah kerajaan dan perkembangan Islam di tanah Jawa.

Tidak heran jika kemudian kawasan ini selalu ramai didatangi peziarah, baik dari Magelang maupun dari luar daerah.

Warisan Nilai Budaya

Kisah tentang Kyai Raden Santri dan kompleks makamnya tidak hanya berpengaruh pada tradisi keagamaan, tetapi juga membentuk nilai budaya masyarakat sekitar.

Cerita rakyat, keyakinan, dan praktik ziarah yang berlangsung hingga kini menunjukkan bagaimana sosok Kyai Raden Santri telah menjadi bagian dari identitas Gunungpring.

Bagi masyarakat lokal, Gunungpring bukan hanya sebuah desa, melainkan simbol dari perpaduan antara sejarah, budaya, dan spiritualitas.

Gunungpring sebagai Destinasi Wisata Religi

Hari ini, Gunungpring telah dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata religi di Jawa Tengah.

Para peziarah yang datang bukan hanya ingin berdoa di makam Kyai Raden Santri, tetapi juga ingin merasakan ketenangan dari suasana perbukitan yang dipenuhi pohon bambu.

Baca juga  Grebeg Kupat dan Festival Kesenian Rakyat 2025 di Magelang, Ribuan Warga Padati Lapangan drh Soepardi

Keindahan alam yang berpadu dengan kekayaan sejarah membuat Gunungpring memiliki daya tarik tersendiri.

Ziarah di tempat ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga perjalanan budaya dan spiritual yang mengingatkan pada jejak para ulama penyebar Islam.

Pegunungan Penuh Bambu

Jadi kesimpulannya, asal-usul nama Gunungpring Magelang karena wilayah tersebut termasuk pegunungan yang dipenuhi pohon bambu. Jika diartikan kata per kata, Gunung (pegunungan) dan Pring (bambu).

Sementara itu, wilayah ini menyimpan sejarah panjang yang berkaitan dengan Kyai Raden Santri. Sehingga, saat ini Gunungpring sering kali sebagai tempat berziarah.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid