
KABAR JAWA – Tahun Baru Islam atau 1 Muharram sering dimaknai sebagai momen yang pas buat merenung, berdoa, dan mendekatkan diri ke Sang Pencipta.
Salah satu tempat di Jogja yang cocok banget buat kamu yang pengin mengisi waktu dengan suasana yang tenang dan penuh makna adalah Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri, Bantul.
Letaknya ada di perbukitan Imogiri, sekitar 45 menit dari pusat Kota Yogyakarta.
Meski harus naik ratusan anak tangga untuk sampai ke atas, suasana sakral dan damainya tempat ini bikin rasa capek langsung ilang.
Di sinilah para raja dari Dinasti Mataram Islam dimakamkan, termasuk Sultan Agung Hanyakrakusuma, raja besar yang menyatukan budaya Jawa dan Islam lewat penanggalan Jawa yang kita kenal sekarang.
Suasana di Sekitar Makam
Begitu sampai di area makam, suasana langsung terasa beda. Angin semilir, rimbunnya pepohonan, dan aroma dupa yang samar terasa menyambut.
Para peziarah datang dengan baju yang sopan dan kepala tertunduk. Biasanya mereka berdoa, mengirimkan tahlil, dan duduk diam dalam perenungan.
Petugas makam atau abdi dalem yang berjaga pun berpakaian adat lengkap. Kalau kamu tanya-tanya soal sejarah, mereka bakal dengan senang hati cerita.
Dari kisah Sultan Agung, sampai cerita-cerita kecil yang diwariskan secara turun-temurun. Banyak pelajaran berharga yang bisa kamu dengar langsung dari mereka.
Tradisi Ziarah Saat 1 Muharram
Saat 1 Muharram atau 1 Suro, makam ini jadi tujuan ziarah yang ramai. Tapi suasananya tetap hening dan khidmat.
Orang-orang datang bukan cuma dari Jogja, tapi juga dari luar kota. Mereka meyakini bahwa ziarah di awal tahun bisa jadi cara untuk membuka lembaran baru dengan doa dan harapan yang baik.
Biasanya, warga sekitar juga menggelar doa bersama dan tradisi kecil seperti membagikan air mineral, bunga, dan kadang tumpeng.
Semua dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan memohon keselamatan untuk tahun yang akan dijalani.
Waktu yang Cocok untuk Berkunjung
Kalau kamu nggak suka keramaian, bisa datang pagi hari sekitar jam 6 atau 7. Suasananya masih sepi, adem, dan cocok buat merenung.
Tapi kalau mau ikut suasana ziarah bersama, datanglah saat 1 Suro malam hari. Suasananya terasa lebih magis dan sakral.
Cuma jangan lupa berpakaian sopan dan jaga sikap ya, karena tempat ini dianggap suci.
Wisata religi ke Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri saat Tahun Baru Islam tentang menghargai sejarah, menyambung silaturahmi dengan leluhur, dan merenung atas hidup yang sudah dijalani.
Di tempat ini, kamu bisa belajar bahwa perjalanan hidup raja sekalipun berujung pada keheningan. Dan dari keheningan itu, kita bisa belajar banyak hal tentang kehidupan.***