
KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) resmi memperkuat kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) melalui penandatanganan kesepakatan di Semarang pada Selasa (28/4/2026). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Rektor UAJY, Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M., sebagai bagian dari upaya memperluas peran perguruan tinggi dalam mendukung integrasi dan pembangunan kawasan ASEAN.
Ruang Lingkup Kerja Sama: Tri Dharma dan Isu Strategis ASEAN
Kesepakatan ini mencakup tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian atau pengkajian ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat. Implementasi kerja sama diarahkan pada penguatan kebijakan di bidang hubungan luar negeri dan politik luar negeri, khususnya dalam konteks kerja sama ASEAN.
Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI sebagai pihak penanggung jawab program mendorong perguruan tinggi mitra untuk lebih aktif mengintegrasikan isu-isu strategis ASEAN ke dalam kegiatan akademik. Fokus tersebut meliputi pembangunan Masyarakat ASEAN serta penguatan kemitraan eksternal ASEAN di berbagai sektor.
Dorong Pengembangan SDM dan Akses Setara Akademisi
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan mandat Piagam ASEAN, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di kawasan. Melalui kolaborasi ini, akademisi diharapkan memiliki akses yang lebih setara (equitable access) untuk terlibat dalam proses integrasi regional.
Selain itu, sinergi ini bertujuan menciptakan ASEAN yang berorientasi pada masyarakat (people-oriented) dan berpusat pada masyarakat (people-centered). Perguruan tinggi diposisikan sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus memperluas manfaat integrasi ASEAN bagi masyarakat luas.
Kelanjutan Kerja Sama yang Sempat Terhenti Pandemi
UAJY dan Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI sebenarnya telah menjalin kemitraan sejak tahun 2020. Sejumlah program sempat dijalankan, namun implementasinya belum optimal setelah terhenti akibat pandemi COVID-19.
Meski demikian, berbagai inisiatif akademik tetap berlangsung untuk menjaga arah kolaborasi dengan mitra di kawasan ASEAN. Upaya tersebut menjadi fondasi untuk melanjutkan kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Program “The Vibes of ASEAN Education and Culture” Jadi Motor Baru
Memasuki tahun 2026, UAJY berencana menghidupkan kembali kolaborasi ini melalui program bertajuk The Vibes of ASEAN Education and Culture. Program ini dirancang sebagai wadah eksplorasi kegiatan akademik dan budaya yang melibatkan sivitas akademika UAJY dengan mitra dari negara-negara ASEAN.
Melalui program tersebut, kolaborasi tidak hanya terbatas pada perguruan tinggi, tetapi juga melibatkan sektor industri dan instansi pemerintah di kawasan ASEAN. Langkah ini diharapkan mampu mempererat hubungan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di tingkat regional.
Bagian dari Jaringan Nasional Perguruan Tinggi Mitra ASEAN
Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemlu RI telah menggandeng sejumlah perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat jejaring kerja sama ini. Khusus di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, terdapat delapan perguruan tinggi negeri dan swasta yang terlibat, termasuk UAJY.
Keterlibatan ini menegaskan posisi strategis perguruan tinggi sebagai aktor penting dalam diplomasi pendidikan dan penguatan hubungan internasional, khususnya di kawasan ASEAN.***