
KABARJAWA— Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kembali bersilaturahmi dengan warga dalam forum Majlis Ta’lim Khadijah Al Khuwailid di Masjid Agung Pura Pakualaman, Minggu (27/4/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Hasto menyampaikan sejumlah perkembangan di Kota Yogya, mulai dari pengelolaan sampah hingga pentingnya perhatian terhadap pendidikan dan kesehatan mental anak.
Hasto mengklaim bahwa saat ini sebanyak 45 depo sampah di Kota Yogyakarta sudah dalam kondisi bersih. Namun, ia mengakui masih ada beberapa titik sampah liar yang ditemukan di pinggir jalan.
“Dari 45 depo sampah di Kota Yogya sudah bersih, tapi memang masih ada beberapa titik sampah liar di pinggir jalan. Untuk itu kami mengajak masyarakat untuk tidak lagi membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkot Yogyakarta terus mendorong pembuangan sampah melalui jalur resmi seperti penggerobak sampah di tingkat RT dan RW untuk memperlancar sistem pengelolaan.
“Ini terus kita upayakan agar berjalan semakin baik,” tambah Hasto.
Dalam dialog tersebut, Hasto juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental, terutama dalam peran sebagai orang tua.
“Tantangan mengasuh dan mendidik anak saat ini sangat beragam. Salah satu kunci penting adalah menjaga kesehatan mental orang tua, agar tidak memicu dampak negatif pada anak-anak,” jelasnya.
Hasto menambahkan, kegiatan Safari Subuh, Safari Jumat, dan silaturahmi majlis menjadi upaya Pemkot Yogyakarta untuk mendengar langsung aspirasi warga. Ia juga mengingatkan tentang adanya program Open House setiap Rabu pagi di Balai Kota.
“Setiap Rabu mulai pukul 05.30 hingga 09.00 pagi, warga bisa datang ke Balai Kota untuk menyampaikan aduan, kritik, atau saran secara langsung,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Majlis Ta’lim Khadijah Al Khuwailid, Yana, menyambut baik langkah Pemkot dalam membuka ruang dialog terbuka dengan masyarakat.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan makin banyak masyarakat yang terlibat untuk bersama-sama membangun Kota Yogya,” ujar Yana. (ef linangkung)