Sepanjang Hari Minggu, BPPTKG Catat 7 Kali Guguran Lava Pijar Gunung Merapi

Bagikan :
Ilustrasi  | Aktivitas vulkanik Gunung Merapi berupa guguran lava pijar yang tercatat BPPTKG dengan jarak luncur mencapai 2.000 meter pada Minggu (17/8/2025). BPPTKG

KABARJAWA – Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Sepanjang Minggu (17/8/2025), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat sebanyak tujuh kali guguran lava pijar meluncur ke arah hulu Kali Sat dan Kali Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter.

Data pengamatan yang disusun oleh petugas BPPTKG, Ngadiyo dan Yulianto, merekam aktivitas Merapi pada periode Senin dini hari, 18 Agustus 2025 pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

Selama rentang waktu itu, visual gunung jelas terlihat meski sesekali tertutup kabut tipis hingga sedang. Asap kawah bertekanan lemah berwarna putih terpantau tebal dengan ketinggian sekitar 50 meter di atas puncak kawah.

Aktivitas Seismik Gunung Merapi

Catatan kegempaan menunjukkan aktivitas vulkanik cukup intensif. BPPTKG merekam 25 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–21 mm dan durasi 101–203 detik.

Selain itu, terdeteksi 18 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2–18 mm, waktu S-P 0,2–0,9 detik, serta durasi 7–15 detik. Satu kali gempa tektonik jauh juga terjadi dengan amplitudo 11 mm, waktu S-P 23,88 detik, dan durasi 129 detik.

Baca juga  Menelusuri Keindahan Alam di Watu Goyang Sambil Menunggu Sunset

Data tersebut memperlihatkan bahwa suplai magma di tubuh Merapi masih terus berlangsung. Kondisi ini berpotensi memicu guguran lava pijar maupun awanpanas guguran dalam radius daerah potensi bahaya.

Kondisi Meteorologi dan Status Gunung Merapi

Cuaca pada periode pengamatan relatif bervariasi. BPPTKG mencatat langit di sekitar Merapi tampak cerah, berawan, hingga mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat. Suhu udara berada di kisaran 16,4–20 derajat Celcius, kelembaban 93,4–99 persen, dan tekanan udara 874–918 mmHg.

Kondisi meteorologi ini mendukung aktivitas visual sehingga petugas bisa mengamati jelas guguran lava pijar dari pos pemantauan.

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga. BPPTKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya guguran lava dan awanpanas.

Potensi bahaya sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol sejauh maksimal 5 km.

Baca juga  Daftar Rekomendasi Wisata Seru Gunungkidul Selain Pantai, Dijamin Tidak Membosankan!

Selain itu, jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius hingga 3 km dari puncak. BPPTKG juga mengingatkan masyarakat agar mengantisipasi potensi lahar hujan dan gangguan akibat abu vulkanik.

Imbauan untuk Masyarakat

BPPTKG secara tegas meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apapun di daerah potensi bahaya. Warga juga diminta selalu mewaspadai kemungkinan terjadinya awanpanas guguran terutama saat hujan turun di sekitar lereng Merapi.

Jika aktivitas gunung menunjukkan peningkatan signifikan, maka BPPTKG akan segera meninjau kembali status aktivitas Merapi.

Masyarakat diharapkan mengikuti seluruh informasi resmi dari KESDM, Badan Geologi, dan PVMBG agar tidak terjebak kabar yang tidak jelas sumbernya.

Gunung Merapi dengan ketinggian 2.968 mdpl ini membentang di wilayah Sleman (DIY), Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah).

Hingga kini, gunung teraktif di Indonesia itu terus memancarkan aktivitas vulkaniknya, seolah mengingatkan manusia untuk selalu waspada menghadapi kemungkinan ancaman dari alam.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya