
KABARJAWA – Suasana sunyi Dusun Nglaran, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, mendadak terusik. Sebuah rumah yang ditinggal pergi penghuninya ke Boyolali disatroni maling. Emas dan uang puluhan juta raib, meninggalkan duka mendalam bagi sang pemilik rumah, Dwi.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, kasus pencurian itu pertama kali diketahui Dwi pada Minggu, 27 April 2025 sekitar pukul 18.00 WIB, sesaat setelah korban pulang ke rumah.
“Korban baru saja pulang dari Boyolali. Saat tiba di rumah, ia melihat ada kejanggalan, jendela belakang rumah sudah dalam keadaan terbuka. Merasa curiga, korban langsung masuk dan mendapati almari di kamar tidur telah acak-acakan,” jelas AKP Suryanto.
Kerugian dan Tindakan Kepolisian
Kepanikan bertambah saat Dwi memeriksa barang-barang berharganya. Emas dan sejumlah uang yang sebelumnya tersimpan rapi di almari telah lenyap. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp17 juta.
Tidak menunggu lama, Dwi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedangsari. Kapolsek bersama anggota dan Tim Identifikasi Polres Gunungkidul langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Langkah-langkah awal sudah kami lakukan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pencurian tersebut,” imbuh AKP Suryanto.
Hingga kini, suasana di sekitar lokasi kejadian masih dipenuhi rasa was-was. Warga berharap polisi segera mengungkap pelaku dan meningkatkan patroli agar kejadian serupa tidak terulang.
Bagi masyarakat, Kapolsek Gedangsari mengimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat harus meninggalkan rumah dalam waktu lama.***