Pesta Pembukaan PORDA 2025 di Stadion Gelora Handayani Gunungkidul, Sore Ini Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Bagikan :
Rekayasa lalu lintas disiapkan demi kelancaran pembukaan PORDA 2025 di Stadion Gelora Handayani, Gunungkidul. (Ef Linangkung)

KABARJAWA – Gunungkidul bersiap menjadi saksi sejarah ketika Pesta Pembukaan Pekan Olahraga Daerah (PORDA) 2025 digelar megah di Stadion Gelora Handayani.

Ribuan warga sudah mendaftar untuk menyaksikan langsung acara spektakuler itu, sementara aparat keamanan menyiapkan rekayasa lalu lintas demi kelancaran dan keselamatan bersama.

Ketua Panitia PORDA 2025, Chaerul Agus Mantara, mengungkapkan antusiasme masyarakat Gunungkidul menembus batas. Panitia membuka pendaftaran online melalui Google Drive, dan hanya dalam hitungan menit, tiket habis diserbu warga.

“Kami membuka 500 kuota pertama, hanya 10 menit langsung ludes. Kami buka lagi 500 kuota tambahan, 40 menit juga habis. Sampai hari ini sudah ada 1.000 pendaftar yang siap hadir di Stadion Gelora Handayani,” ungkap Chaerul.

Chaerul menegaskan panitia memprioritaskan kenyamanan penonton. Ia bersama tim menyiapkan gelang khusus sebagai tanda masuk resmi bagi warga yang sudah mendaftar. Sistem itu memastikan hanya mereka yang terdata yang bisa menyaksikan langsung pesta akbar tersebut.

“Kami masih monitoring, jika antusiasme semakin besar, kami siap membuka cadangan kuota lagi. Namun semuanya tetap harus tertib dan terdaftar,” ujarnya.

Baca juga  Sri Paduka KGPAA Paku Alam X Kunjungi Laga PAPERDA IV DIY 2025, Semangati Atlet Difabel di Gunungkidul

Pesta Seni, Budaya, dan Musik Meriahkan Pembukaan

Tidak hanya parade atlet, pembukaan PORDA 2025 juga menjanjikan pesta seni dan budaya khas Gunungkidul. Panggung hiburan bakal menghadirkan Ndar Boy, Bravesboy, Bidadari Band, serta penampilan seniman lokal yang mengangkat tradisi masyarakat setempat.

“PORDA 2025 di Gunungkidul bukan hanya olahraga, tetapi juga pesta kebudayaan. Semua komponen masyarakat ikut mendukung, sehingga tema besar kita benar-benar merayakan kekuatan budaya daerah,” kata Chaerul.

Panitia bahkan memikirkan detail teknis agar lapangan tetap terjaga. Setelah upacara pembukaan, stadion akan langsung dipakai untuk pertandingan sepak bola. Panitia bakal memasang alas pelindung di lintasan agar rumput stadion tidak rusak.

“Kami tidak ingin mengganggu fasilitas untuk atlet sepak bola Gunungkidul,” tegasnya.

Rekayasa Lalu Lintas dan Pengamanan Ketat

Euforia ribuan penonton memaksa aparat keamanan menyiapkan rekayasa lalu lintas. Kabagops Polres Bantul, AKP Mustakim, menyampaikan sebanyak 70 personel diterjunkan khusus untuk pengamanan jalur dan lokasi acara.

“Kami siapkan pengamanan terbuka maupun tertutup. Selain itu, kami standby-kan satu pleton di Mapolres untuk antisipasi situasi darurat. Secara keseluruhan, 100 persen personel siap mengawal jalannya pesta pembukaan PORDA,” jelas Mustakim dengan nada mantap.

Baca juga  Pemkab Gunungkidul Minta Dukungan Pusat untuk Pembangunan Jalan Usaha Tani

Ia menambahkan, aparat sudah berkoordinasi dengan TNI, Satpol PP, dan dinas terkait untuk memastikan tidak ada gangguan.

“Semua titik rawan sudah kami petakan. Insyaallah acara akan berjalan aman dan lancar,” katanya.

Gunungkidul Jadi Pusat Perhatian

Gelora Handayani malam itu tidak sekadar menjadi stadion olahraga, melainkan arena kebanggaan masyarakat Gunungkidul. Pesta pembukaan PORDA 2025 akan menjadi momentum unjuk gigi daerah yang selama ini terkenal dengan panorama alamnya.

Ribuan warga rela antre pendaftaran, demi menyaksikan langsung kilauan cahaya, gegap gempita musik, dan parade atlet yang membawa semangat kejuangan. Gunungkidul benar-benar bersiap menjadi pusat perhatian seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dengan pengamanan ketat, rekayasa lalu lintas, serta dukungan penuh masyarakat, PORDA 2025 di Gunungkidul diyakini akan tercatat sebagai pesta olahraga yang meriah, aman, dan tak terlupakan.

Berita Terbaru

Kanaya Whu meninggal dunia di RSHS Bandung akibat kanker. Simak profil, status pernikahan, karier, dan hubungannya dengan KDM. (Foto instagram/kanayawhu)
Kanaya Whulan Meninggal Dunia Sakit Apa? Ini Profil, Sudah Menikah atau Belum, dan Hubungan dengan KDM
Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?