Musim Tanam Pertama 2026: Panen Raya Padi di Gunungkidul, Sebanyak 42.723 hektare Bakal Dipanen

Bagikan :
Panen Raya Padi secara Simbolis di Semin/Foto: Pemkab Gunungkidul

KabarJawa.com– Kabupaten Gunungkidul resmi memasuki panen raya padi musim tanam pertama tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar panen raya secara simbolis di Bulak Tahunan, Kalurahan Bulurejo, Kapanewon Semin.

Momentum ini menandai keberhasilan petani Gunungkidul dalam menjaga produktivitas padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Gunungkidul melakukan panen padi simbolis dengan menggunakan mesin combine harvester bantuan pemerintah pusat.

Mesin modern ini memanen padi sekaligus merontokkan gabah dalam satu proses kerja. Mesin tersebut langsung menghasilkan bulir gabah yang terkumpul rapi di dalam karung.

“Proses ini mempercepat panen sekaligus menekan kehilangan hasil dan biaya tenaga kerja,” tuturnya.

Panen Raya Padi Gunungkidul secara Simbolis

Setelah panen simbolis, pemerintaah mendemonstrasikan penggunaan mesin crawler, yaitu alat pengolah lahan pascapanen. Mesin ini langsung mengolah lahan bekas panen combine harvester. Mesin crawler bekerja secara terpadu dengan sistem pembajakan, pencacahan jerami, dan perataan tanah.

Dalam satu kali proses, lahan langsung siap ditanami kembali. Pemerintah kemudian melanjutkan demonstrasi dengan penggunaan rice transplanter, mesin tanam padi modern bantuan pemerintah pusat yang mempercepat proses tanam musim berikutnya.

Baca juga  Panen Raya Perdana Lumbung Mataraman Piyaman, Budidaya Tanaman Pangan Dengan Danais Rp600 juta

Dalam dialog dengan Gapoktan, Bupati Gunungkidul menyampaikan kebanggaannya terhadap kemajuan teknologi pertanian di wilayah Gunungkidul. Petani harus siap beradaptasi dengan alat dan mesin pertanian modern.

“Budaya gotong royong antara petani dan pemerintah menjadi kekuatan utama pembangunan pertanian di Gunungkidul. Berkat kerja sama tersebut, Kabupaten Gunungkidul berhasil mencapai luas tanam padi sebesar 42.723 hektare yang kini mulai memasuki masa panen raya,” tuturnya.

Pemerintah pusat dan daerah terus menyalurkan berbagai bantuan berupa pupuk bersubsidi, benih padi unggul, serta alat dan mesin pertanian modern untuk mendukung peningkatan produksi dan produktivitas padi. Seluruh upaya tersebut bertujuan langsung meningkatkan kesejahteraan petani.

Berdasarkan laporan Panewu Semin, Kapanewon Semin mencatat luas panen padi pada Februari 2026 mencapai 3.797 hektare, sedangkan pada Maret 2026 diperkirakan mencapai 267 hektare.

Bantuan Pemerintah

Pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian di wilayah Semin, meliputi dua unit combine harvester, dua unit traktor roda empat, dua unit traktor roda dua, satu unit mesin crawler, dan dua unit mesin transplanter.

Baca juga  Panen Raya Bridantara 8 Pecahkan Rekor Produktivitas Padi Bantul, Capai 11,6 Ton per Hektare

Pemerintah juga menyalurkan pupuk bersubsidi berupa 1.313 ton pupuk Urea dan 1.187 ton pupuk NPK Phonska. Panewu Semin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungan penuh terhadap kebutuhan pokok petani.

Secara terpisah, Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan Kapanewon Semin, Puji Astuti, S.P., menjelaskan bahwa Bulak Tahunan, Kalurahan Bulurejo, memiliki luasan tanam padi sekitar 20 hektare.

Petani menanam padi dengan varietas unggul Inpari 32, Inpari 42, Mapan 05, dan Ciherang. Hasil ubinan menunjukkan produktivitas rata-rata mencapai 7,52 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare atau setara 6,55 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare. Angka ini menunjukkan kinerja produksi padi yang sangat baik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismayadi, menegaskan komitmen daerah dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas strategis nasional, khususnya padi dan jagung.

Pemerintah mendorong percepatan olah lahan dan percepatan tanam pada musim tanam kedua dengan memaksimalkan pemanfaatan alat dan mesin pertanian modern yang telah disalurkan kepada petani.

Baca juga  Wakil KSP Muhammad Qodari Dorong Pompanisasi Bantuan Prabowo Jadi Aset Resmi Pemkab Gunungkidul

Kegiatan panen raya padi musim tanam pertama 2026 di Kapanewon Semin menjadi simbol optimisme pertanian Gunungkidul.

Dengan kolaborasi kuat, teknologi modern, dan semangat gotong royong, Gunungkidul terus melangkah mantap sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan nasional. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid