
KabarJawa.com – Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar kegiatan March’s Coffee Chat yang dirangkai dengan presentasi Holiyay Competition pada Jumat (6/3/2026). Acara tersebut berlangsung di Lobby Kampus 2 Gedung St. Thomas Aquinas dan menjadi ruang berbagi pengalaman bagi mahasiswa internasional yang tengah menempuh pendidikan di kampus tersebut.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari berbagai negara seperti Timor Leste, Papua Nugini, Ghana, Kamboja, dan sejumlah negara lainnya mempresentasikan pengalaman liburan mereka selama berada di Indonesia. Pengalaman tersebut dituangkan dalam bentuk esai dan video yang kemudian dipaparkan menggunakan bahasa Indonesia di hadapan peserta dan dewan juri.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa internasional untuk mengungkapkan kesan, pengalaman budaya, serta pandangan mereka terhadap Indonesia selama masa studi.
Apresiasi Kampus untuk Mahasiswa Internasional
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Kantor Kerja Sama dan Promosi UAJY, Drs. Ign. Agus Putranto, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta sekaligus memberikan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang baru saja menyelesaikan masa studi mereka.
Agus menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antara para alumni dan universitas. Ia berharap para lulusan, khususnya mahasiswa yang berasal dari Timor Leste, dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UAJY untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di negara asal.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa proses belajar tidak berhenti ketika masa kuliah berakhir. Setiap pengalaman dan karya yang dihasilkan selama masa studi akan menjadi bagian penting dari perjalanan hidup para mahasiswa di masa depan.
Agus juga menilai bahwa karya yang dihasilkan mahasiswa dalam bentuk video maupun tulisan memiliki nilai historis bagi perjalanan hidup mereka, sekaligus menjadi representasi peran mereka sebagai duta universitas di berbagai negara.
Kreativitas Mahasiswa Menggambarkan Indonesia
Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Kepala Kantor Pelatihan Bahasa dan Budaya UAJY, R.A. Vita Noor Prima Astuti, Ph.D. Ia menilai karya yang dihasilkan para mahasiswa menunjukkan kreativitas sekaligus perspektif unik dalam memandang Indonesia.
Menurutnya, para mahasiswa mampu menggambarkan berbagai aspek kehidupan dan budaya Indonesia melalui sudut pandang yang berbeda. Hal ini terlihat dari beragam tema yang diangkat dalam esai maupun video yang mereka presentasikan.
Vita mengungkapkan bahwa salah satu karya video yang menarik perhatiannya adalah tentang kuliner nasi goreng. Karya tersebut dinilai mampu menghadirkan cerita yang inspiratif sekaligus memberikan kesan yang kuat bagi penonton.
Melalui karya-karya tersebut, ia mengaku mendapatkan sudut pandang baru mengenai kekayaan rempah-rempah Indonesia serta nilai-nilai budaya yang melekat di dalamnya.
Vita juga mendorong para mahasiswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi karya mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan cara tersebut, para mahasiswa diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.
Presentasi Singkat dan Diskusi Interaktif
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi karya dari para peserta Holiyay Competition. Setiap mahasiswa diberikan waktu selama lima menit untuk memaparkan isi karya yang telah mereka buat.
Dalam presentasi tersebut, para peserta menjelaskan berbagai pengalaman selama liburan, mulai dari kuliner, budaya lokal, hingga interaksi sosial yang mereka alami selama berada di Indonesia.
Setelah presentasi selesai, sesi tanya jawab interaktif bersama dewan juri digelar selama dua menit. Pada tahap ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menjelaskan lebih jauh mengenai ide, pengalaman, serta pesan yang ingin mereka sampaikan melalui karya tersebut.
Melalui proses presentasi dan diskusi tersebut, acara ini diharapkan mampu menciptakan ruang dialog yang dinamis bagi mahasiswa internasional. Selain memperkenalkan pengalaman pribadi mereka, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menunjukkan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia yang mereka temui selama masa studi di UAJY.
Kegiatan March’s Coffee Chat dan Holiyay Competition sekaligus memperlihatkan bagaimana interaksi lintas budaya dapat berkembang dalam lingkungan akademik. Melalui karya esai dan video, para mahasiswa internasional tidak hanya membagikan pengalaman liburan, tetapi juga merefleksikan kekayaan budaya Indonesia dari perspektif global.***