
KABARJAWA – Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menaruh harapan besar kepada generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna untuk turut serta dalam pembangunan daerah sekaligus menjaga kelestarian budaya.
Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Karang Taruna Goes to School yang pertama kali digelar di SMA Negeri 1 Pajangan, pada Selasa (22/4/2025).
Dalam sambutannya, Aris menekankan bahwa Karang Taruna bukan hanya wadah aktivitas kepemudaan, tetapi juga mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bantul dalam menyongsong kemajuan daerah.
“Semoga Karang Taruna Kabupaten Bantul terus berinovasi dan bersinergi, serta menyiapkan kader muda untuk turut serta berperan dalam pembangunan dan pelestarian budaya di Kabupaten Bantul. Peran serta para siswa menjadi sangat penting dalam kaderisasi ini, terutama untuk menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045,” ujar Aris.
Sumber Daya Produktif yang Melimpah
Berdasarkan data BPS Bantul tahun 2024, lebih dari 60% penduduk Bantul berada dalam kelompok usia produktif (15–64 tahun). Namun, tingkat partisipasi angkatan kerja usia muda (15–24 tahun) masih tergolong sedang, yakni sekitar 48,7%.
Hal ini menunjukkan adanya ruang besar bagi peningkatan peran generasi muda dalam sektor pembangunan sosial dan kebudayaan. Aris menyebut Karang Taruna sebagai jembatan penting untuk memaksimalkan potensi ini.
Edukasi Pemuda Lewat Kegiatan Inspiratif
Kegiatan Karang Taruna Goes to School di SMA N 1 Pajangan diikuti puluhan siswa dengan penuh antusias. Beberapa narasumber muda dan inspiratif turut hadir untuk membagikan pengalaman dan motivasi, di antaranya:
- RM Gusthilantika Marrel, Kepala Bebadan Pangreksa Loka Keraton Yogyakarta, yang menyampaikan pentingnya pemuda dalam menjaga budaya dan sejarah.
- Masduki Rahmad, Lurah Guwosari sekaligus Ketua Karang Taruna Kabupaten Bantul, yang menekankan pentingnya kolaborasi pemuda dengan pemerintah desa.
- Teo Jogsel, komedian muda yang sedang viral, turut memeriahkan acara sekaligus memberikan semangat kepada peserta dengan caranya yang menghibur.
Dukungan Sekolah dalam Pembentukan Karakter
Kepala SMA N 1 Pajangan, Bekti Mulatsih, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini di sekolahnya. Ia berharap para siswa tidak hanya aktif di dalam kelas, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang mampu membentuk karakter.
“Dengan mengikuti kegiatan Karang Taruna, kalian akan ditempa menjadi pribadi yang tangguh, memiliki jiwa kepedulian, gotong royong, dan kepemimpinan untuk bekal mengabdikan diri di masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Bekti.
Menuju Generasi Emas 2045
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan sosial dan kebangsaan ke depan.
Pemerintah Kabupaten Bantul mendorong agar kegiatan serupa terus digelar secara rutin di sekolah-sekolah lain.****