
KABAR JAWA – Pembangunan infrastruktur di wilayah selatan Yogyakarta masih terus dilakukan.
Sebab, ada salah satu proyek besar yang belakangan menjadi sorotan masyarakat setempat yaitu Jembatan Pandansimo.
Jembatan yang berada di Kabupaten Bantul ini merupakan bagian dari pengembangan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Dengan demikian, ini bakal menjadi landmark jembatan lain di wilayah tersebut, selain Jembatan Kretek II di Bantul yang telah diresmikan Jokowi beberapa tahun lalu.
Proyek Strategis Penunjang Mobilitas Selatan Yogyakarta
Berdasarkan pengumuman Kominfo DIY, per tanggal 5 Mei 2025, progres pembangunan Jembatan Pandansimo telah mencapai sekitar 98 persen.
Jembatan ini dirancang untuk menghubungkan jalur Congot-Ngremang (Kulon Progo) dengan Pandansimo-Samas (Bantul).
Selain sebagai jalur penghubung antarkabupaten, fungsinya juga sebagai pendorong kemajuan sektor logistik, pertanian, dan pariwisata di kawasan selatan Yogyakarta.
Tidak seperti jembatan biasa, Jembatan Pandansimo juga dilengkapi dengan sejumlah teknologi canggih demi menjamin keamanan serta efisiensi struktur.
Beberapa teknologi yang digunakan antara lain:
- Lead Rubber Bearing (LRB): Berfungsi sebagai mitigasi gempa, sehingga jembatan tetap aman meskipun terjadi bencana alam tersebut.
- Corrugated Steel Plate (CSP): Memberikan efisiensi dalam segi struktur jembatan.
- Mechanically Stabilized Earth Wall (MSE Wall): Teknologi yang mampu menjaga kestabilan tanah di jembatan.
Selain unggul dari sisi teknis, jembatan ini juga dirancang dengan sentuhan budaya lokal.
Beberapa ornamen khas seperti Gunungan Batik dan Gapura Joglo bakal ditampilkan sebagai bagian dari desainnya.
Kapan Jembatan Pandansimo Bantul Buka?
Menurut informasi resmi yang dirilis oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Daerah Istimewa Yogyakarta (Kominfo DIY), jembatan ini masih dalam tahap penyelesaian akhir dan belum dapat diakses oleh masyarakat.
Masyarakat dilarang melintas karena area konstruksi masih aktif, dan tindakan tersebut sangat berisiko serta dapat menghambat kelancaran tahap akhir pembangunan.
Namun, di sisi lain, isu tentang waktu pembukaan jembatan mulai bermunculan.
Salah satu rumornya yaitu rencana peresmian Jembatan Pandansimo pada 20 Juli 2025 mendatang.
Bahkan, acara tersebut disebut-sebut akan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Isu ini semakin ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.
Meskipun demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana Negara mengenai jadwal kunjungan Presiden ke lokasi atau tanggal pasti peresmiannya.
Sementara itu, berbagai uji teknis kemungkinan mulai dilakukan untuk memastikan kesiapan jembatan sebelum benar-benar dibuka.
Uji coba ini bakal dilakukan sebagai bagian dari evaluasi akhir terhadap kekuatan struktur jembatan dalam menghadapi beban dinamis serta kondisi ekstrem lainnya.
Menunggu Tanggal Resmi
Jadi kesimpulannya, belum diketahui pasti tanggal Jembatan Pandansimo dibuka untuk umum.
Yang jelas, pihak terkait akan memastikan bahwa sebelum diresmikan, semua aspek keselamatan serta teknis harus terpenuhi terlebih dahulu.
Masyarakat pun disarankan untuk memantai info resmi berikutnya agar mengetahui kapan tepatnya Jembatan Pandansimo sepenuhnya bisa digunakan.***