
KabarJawa.com – PT PLN (Persero) menjadwalkan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik di beberapa wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 13 Oktober 2025, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, sebagian pelanggan akan mengalami pemadaman listrik sementara.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga keandalan pasokan listrik dan memastikan sistem tetap aman serta stabil.
Pemeliharaan dilakukan secara terencana dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan dan mencegah potensi gangguan yang dapat mengganggu distribusi listrik ke pelanggan.
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan masyarakat segera kembali menikmati pasokan listrik yang andal,” demikian disampaikan dalam pengumuman resmi PLN.
Jadwal Pemeliharaan dan Wilayah Terdampak
ULP Yogyakarta Kota
PLN akan melaksanakan penyisipan tiang untuk layanan PBPD di beberapa titik, meliputi Jl. Marsudi Boga, Jl. Kedono Kedini, Pleret Banguntapan, dan wilayah sekitarnya.
Pekerjaan ini bertujuan memperkuat infrastruktur jaringan agar distribusi listrik menjadi lebih stabil, terutama di kawasan padat aktivitas warga dan pelaku usaha.
ULP Sleman
Di wilayah Sleman, PLN melakukan pemeliharaan jaringan dan pemangkasan pohon yang berada terlalu dekat dengan kabel listrik atau Right of Way (ROW).
Area yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Jl. Magelang KM 10–11, Dusun Sawahan, Jetakan, Bangunrejo, Ngancar, Bank Sleman, Rumah Dinas Wakil Bupati, Dinas PU, dan Dinas Pertaru.
Langkah ini dilakukan untuk menghindari gangguan akibat pohon tumbang atau ranting yang dapat menyentuh jaringan listrik, terutama pada musim hujan.
ULP Wates (Kulon Progo)
Di wilayah barat DIY, PLN akan melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin terhadap jaringan serta komponen distribusi listrik.
Lokasi yang akan dikerjakan meliputi Temanggal, Jatisarono, Janti, Pasar Nanggulan, Kauman, Jati Ngarang, Bejanten, Krinjing Lor, Ngrojo Kembang, Tegal Warak, Grubug, dan sekitarnya.
Pemeliharaan ini bertujuan memastikan suplai listrik tetap lancar di kawasan pasar dan permukiman padat penduduk.
Komitmen dan Imbauan Keselamatan
PLN menegaskan seluruh kegiatan pemeliharaan dilakukan demi menjaga mutu pelayanan dan keandalan sistem kelistrikan.
Setelah pekerjaan selesai, pasokan listrik akan segera dinyalakan kembali agar pelanggan dapat kembali menggunakan listrik dengan normal.
Selain itu, PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan daring melalui aplikasi PLN Mobile, yang dapat diunduh di App Store dan Play Store.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan bisa memantau informasi pemadaman, mengajukan pengaduan, hingga melakukan pembayaran listrik tanpa perlu datang ke kantor layanan.
PLN juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan ketenagalistrikan. Masyarakat diimbau untuk tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho terlalu dekat dengan jaringan listrik. Jarak aman yang disarankan adalah minimal 2,5 meter dari jaringan.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak bermain layang-layang di bawah atau di dekat jaringan listrik.
“Jangan melempar atau menerbangkan benda ke arah kabel listrik serta jangan menebang pohon atau bambu yang dekat jaringan tanpa berkoordinasi dengan petugas PLN,” tambah PLN dalam keterangannya.
Kegiatan pemeliharaan jaringan ini merupakan langkah rutin PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di DIY, agar masyarakat dapat menikmati layanan yang lebih stabil dan aman.