
YOGYAKARTA – Kamis, 14 Agustus 2025 ini, warga Daerah Istimewa Yogyakarta harus bersiap menghadapi jeda pasokan listrik
PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan pemeliharaan dan perbaikan layanan pada jaringan listrik demi meningkatkan keandalan pasokan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Langkah ini membawa konsekuensi adanya pemadaman sementara di sejumlah titik strategis.
PLN menegaskan, seluruh pekerjaan ini dilakukan untuk memperluas jaringan, memperkuat konstruksi, serta mengamankan aliran listrik agar gangguan di masa depan bisa diminimalkan.
Petugas lapangan akan menyebar di berbagai titik, mulai dari pusat kota hingga kawasan industri, untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target waktu.
Jadwal Pemadaman di Beberapa Wilayah
Samirono Condongcatur Jadi Titik Awal
Pada Rabu (13/8) pukul 10.00–13.00 WIB, petugas Unit Layanan Pelanggan (ULP) Yogyakarta Kota langsung bergerak di Samirono Condongcatur dan sekitarnya.
Mereka mengerjakan perluasan jaringan yang diharapkan membuka akses listrik lebih luas ke daerah padat penduduk.
Warga diminta bersiap karena pasokan listrik di sekitar lokasi akan dihentikan sementara selama proses ini berlangsung.
Kalasan Padat Aktivitas Industri Ikut Terdampak
Masih di hari yang sama, pukul 10.30–13.30 WIB, ULP Kalasan menjalankan pemeliharaan jaringan yang mencakup jalur vital Jl. Sitimulyo–Segoroyoso.
Pemadaman sementara ini akan memengaruhi berbagai fasilitas publik dan industri, mulai dari Klinik Kartika Husada, MTS N 7 Bantul, gudang besar seperti QHome Mart 88/20, PT Agung Saputra Textile, hingga kawasan industri Banyakan.
Aktivitas belajar, kesehatan, hingga produksi pabrik harus menyesuaikan jadwal pemadaman.
Kawasan Industri Sentolo Hingga Taruban Disasar Pekerjaan Konstruksi
ULP Wates juga menjalankan pemasangan konstruksi baru pada pukul 10.00–13.00 WIB di Kawasan Industri Sentolo, Taruban, Tuksono, Krebet, Asem Cilik, dan sekitarnya.
Infrastruktur ini diharapkan menjadi tulang punggung suplai listrik bagi kawasan industri yang terus berkembang.
Selain itu, ULP Wates melaksanakan pemeliharaan jaringan di Kalidengen, Kaligintung, Balong, Girigondo, Pasar Temon, hingga Temon Kulon.
Selama tiga jam, listrik di wilayah ini akan padam untuk memungkinkan teknisi melakukan pengecekan dan perbaikan kabel serta tiang distribusi.
Fokus Pemeliharaan di Wonosari dan Sleman
Wonosari dan Sleman Fokus pada Pemotongan Pohon Dekat Jaringan
Petugas ULP Wonosari bergerak di Dn Kranon Kepek, Dn Ledoksari, Desa Siyono, Jl. Nusantara, dan Jl. Kyai Legi. Mereka melakukan pemeliharaan dan pemotongan pohon yang terlalu dekat dengan jaringan listrik (ROW) untuk mencegah potensi korsleting dan gangguan saat angin kencang.
Di Sleman, petugas memfokuskan pekerjaan di Jl. Gabugan Raya, Dn Kloncoman, gudang besar seperti SCH dan Tjipta Disel. Pohon-pohon yang rantingnya mendekati kabel akan dipangkas habis demi keamanan dan kelancaran aliran listrik.
PLN mengajak masyarakat ikut menjaga keselamatan ketenagalistrikan. Warga diminta tidak mendirikan bangunan, tiang antena, atau baliho yang terlalu dekat jaringan listrik, tidak bermain layang-layang di bawah kabel, serta tidak menebang pohon di dekat jaringan tanpa koordinasi dengan petugas.