Grand Diamond Hotel Yogyakarta Luncurkan “Crafting the Future”, Inisiatif Seni Berkelanjutan yang Kolaboratif dan Terbuka untuk Publik

Bagikan :
Grand Diamond Hotel luncurkan “Crafting the Future”, ruang seni kolaboratif yang angkat kreativitas lokal dan nilai keberlanjutan.

KABAR JAWA – Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap seni dan pemberdayaan pelaku kreatif lokal, Grand Diamond Hotel Yogyakarta resmi meluncurkan program seni bertajuk “Crafting the Future”, sebuah inisiatif yang menyatukan unsur keberlanjutan, budaya lokal, dan ekspresi personal melalui medium fashion dan warna.

Berlangsung dalam suasana hangat dan inspiratif, peluncuran program ini digelar di D’Lounge, Grand Diamond Hotel Yogyakarta. Acara tersebut tidak hanya menampilkan sebuah perhelatan seni, tetapi juga memperkenalkan kolaborasi dua seniman muda asal Yogyakarta, Rika Caroline dan Ambar Kusuma, yang masing-masing menghadirkan gaya artistik khas mereka dalam bentuk koleksi fashion eksklusif.

Karya-karya Rika dan Ambar kini menghiasi D’Lounge secara permanen dan dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun masyarakat umum setiap hari. Tak sekadar menjadi galeri, ruang ini didesain untuk memberi pengalaman estetik sekaligus membangun koneksi antara karya seni dan penikmatnya.

“Crafting the Future bukan hanya soal seni visual, tapi tentang membuka ruang, memberi panggung, dan menjalin relasi antara hotel, seniman, dan masyarakat,” ujar perwakilan manajemen Grand Diamond Hotel Yogyakarta dalam sambutannya.

Baca juga  Festival Literasi Gunungkidul 2025 Hadir Lagi, Ini Waktu dan Rangkaian Kegiatannya

Peluncuran ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dalam dunia seni dan industri kreatif. Di antaranya adalah Satya Brahmantya, desainer furnitur dan kerajinan dari Pusat Desain Industri Nasional, serta Yuna Pancawati, S.H., M.Si., Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap upaya nyata ini dalam mendorong praktik seni yang berkelanjutan.

“Crafting the Future” dihadirkan bukan sekadar sebagai pameran seni, melainkan sebagai langkah konkret hotel dalam membangun ekosistem kreatif yang hidup.

Program ini membuka peluang kolaborasi lintas sektor antara hotel, seniman, perajin, dan komunitas lokal yang ingin menampilkan karya atau gagasan artistik mereka kepada publik yang lebih luas.

Grand Diamond Hotel Yogyakarta memposisikan dirinya sebagai ruang kolaboratif bagi siapa pun yang memiliki semangat mencipta, terutama para seniman dan pelaku industri kreatif lokal.

Dengan semangat keterbukaan, hotel ini mengundang komunitas kreatif untuk bekerja sama dalam menciptakan program-program serupa ke depannya.

Melalui inisiatif ini, Grand Diamond Hotel tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap keberlanjutan dalam seni dan budaya. Mereka percaya bahwa masa depan dapat dibangun bersama, melalui warna, kain, dan karya yang sarat makna dan semangat.***

Baca juga  Merajut Harapan Baru: Meditasi Sebagai Jalan Pemulihan Bagi Penderita Lupus dan Autoimun

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid