
KabarJawa.com – Gelombang pasang menerjang kawasan wisata Pantai Depok, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (1/5/2026) pagi.
Air laut meluap hingga ke area pemukiman dan deretan warung milik warga di sekitar pantai.
Kondisi tersebut menyebabkan genangan air masuk ke bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat usaha.
Air laut melintasi batas pasir pantai dan merendam lantai warung serta sejumlah perabotan.
Air Laut Meluap ke Area Usaha
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air tidak hanya mengganggu aktivitas usaha, tetapi juga berpotensi merusak barang dagangan.
Beberapa pedagang terlihat segera memindahkan peralatan dan bahan makanan ke tempat yang lebih tinggi.
Salah satu pedagang, Faihalafe Nia, menyebut air laut datang dengan cepat dan terus meningkat.
“Air datang cukup cepat. Awalnya kami kira biasa, tapi ternyata terus naik dan masuk ke warung,” ujarnya.
Sebagian warga memilih tetap berada di lokasi untuk memantau kondisi air, sementara lainnya melakukan evakuasi barang secara mandiri.
Evakuasi Mandiri dan Kondisi Terkendali
Proses evakuasi dilakukan secara spontan oleh warga dan pedagang.
Mereka saling membantu memindahkan meja, kursi, serta perlengkapan usaha lainnya.
“Aktivitas evakuasi berlangsung secara spontan,” ujarnya.
Meskipun situasi sempat menimbulkan kekhawatiran, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dugaan Penyebab dan Antisipasi
Gelombang pasang yang terjadi diduga berkaitan dengan kondisi alam, seperti perubahan cuaca atau siklus pasang air laut yang sedang berada pada fase tinggi.
Fenomena ini diketahui kerap terjadi pada periode tertentu, namun ketinggian gelombang kali ini dilaporkan lebih besar dibandingkan kondisi normal.
Hingga laporan ini disusun, warga masih berjaga di sekitar lokasi sambil memantau perkembangan kondisi laut.
Aktivitas di kawasan pantai belum sepenuhnya normal.
Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gelombang susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.