
KABARJAWA – Bupati Kulon Progo Dr. R. Agung Setyawan ST. MSc. MM menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih di Kulon Progo sudah siap beroperasi.
Ia memastikan kelembagaan koperasi ini sudah kokoh dan hanya tinggal menjalankan roda operasional di lapangan.
Agung menegaskan bahwa koperasi akan mengelola suplai kebutuhan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat. Bumdes di Kulon Progo sudah menyiapkan mata rantai distribusi tersebut.
Selain itu, koperasi simpan pinjam juga telah beroperasi dan bersiap menampung perputaran uang di desa.
Agung menyebutkan bahwa pihaknya saat ini menyiapkan lokasi gedung koperasi berikut peralatan penunjang. Ia menyampaikan bahwa gedung-gedung terbengkalai di Kulon Progo akan dihidupkan kembali.
“Gedung KUD yang lama, rice dryer, dan rice mill yang selama ini tak termanfaatkan akan mereka sulap menjadi markas Koperasi Merah Putih, ” ungkapnya
Agung menjelaskan bahwa pemerintah daerah juga berencana menggunakan gedung Sekolah Dasar dan Puskesmas Pembantu yang sudah lama kosong.
Ia menegaskan semua bangunan itu akan menjadi pusat aktivitas Koperasi Desa Merah Putih yang kini menjadi program nasional dan mendapat perhatian khusus Presiden RI Prabowo Subianto.
Agung menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo mendukung penuh program Presiden yang ingin mengembalikan perputaran ekonomi ke desa.
Ia menyebut semangat ini sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan pengelolaan ekonomi bersama demi kemakmuran rakyat.
“Kami mengembalikan perekonomian ke desa sesuai Pasal 33 UUD 45. Semangatnya itu. Kulon Progo menyambut baik dan menyiapkan beberapa langkah strategis. Namun, kami juga mengantisipasi agar tidak terjadi gesekan dengan koperasi yang sudah ada. Kami akan melakukan mitigasi,” tegas Agung dengan penuh keyakinan.
Agung memastikan semua pihak di Kulon Progo akan bergerak bersama demi menumbuhkan kekuatan ekonomi rakyat.
Ia ingin Koperasi Desa Merah Putih menjadi pusat perputaran ekonomi desa yang mampu menyerap hasil bumi, mendistribusikan kebutuhan pokok, dan menguatkan simpan pinjam rakyat. (ef linangkung)