FTB UAJY Gandeng Save The Soil Foundation, Angkat Isu Krisis Degradasi Tanah Global

Bagikan :
FTB UAJY berkolaborasi dengan Save The Soil Foundation bahas krisis degradasi tanah global dalam kuliah tamu, dorong kesadaran mahasiswa soal lingkungan.

KabarJawa.com – Fakultas Teknobiologi (FTB) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) memperkuat perannya dalam menjawab tantangan lingkungan global melalui kolaborasi dengan Save The Soil Foundation, organisasi internasional berbasis di Belanda. Kolaborasi ini diwujudkan dalam kuliah tamu yang digelar pada Kamis (16/4/2026) di Gedung St. Fransiskus Asisi, dengan menghadirkan pembahasan mendalam mengenai krisis degradasi tanah dan urgensinya bagi keberlanjutan kehidupan.

Kolaborasi Internasional Dorong Kesadaran Lingkungan

Kerja sama antara FTB UAJY dan Save The Soil Foundation menjadi langkah konkret dalam memperluas perspektif akademik mahasiswa terhadap isu lingkungan global. Melalui forum kuliah tamu, mahasiswa mendapatkan pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kualitas tanah sebagai fondasi utama ekosistem dan ketahanan pangan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang akademik, tetapi juga membuka akses mahasiswa terhadap gagasan dan praktik internasional dalam konservasi lingkungan berbasis ilmu pengetahuan.

Misi Global Save The Soil: Dari Jerman ke Indonesia

Kuliah tamu tersebut menghadirkan Konstantin Zulske, ambassador Save The Soil, yang tengah menjalankan kampanye global dengan menempuh perjalanan panjang menggunakan sepeda. Ia memulai perjalanannya dari Jerman, melintasi India, hingga akhirnya tiba di Indonesia.

Baca juga  Wisata Kuliner Jogja Buat Kamu yang Cari Makan Hangat-Hangat Saat Malam Tiba

Perjalanan tersebut merupakan bagian dari kampanye global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terhadap ancaman serius degradasi tanah. Melalui pengalaman langsung di berbagai negara, Konstantin membawa perspektif lintas wilayah mengenai kondisi tanah yang semakin mengkhawatirkan.

Degradasi Tanah Jadi Ancaman Nyata Global

Dalam pemaparannya, Konstantin menegaskan bahwa degradasi tanah kini telah menjadi isu mendesak yang dihadapi berbagai negara di dunia.
”Saat ini degradasi tanah adalah masalah global, pada banyak negara tanah pertanian hanya tersisa untuk 50 tahun ke depan. Padahal tanah memerlukan ribuan tahun untuk terbentuk”, ujar Konstantin.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kerusakan tanah bukan hanya persoalan lingkungan semata, tetapi juga berkaitan langsung dengan keberlangsungan produksi pangan dan keseimbangan ekosistem global.

Mahasiswa Antusias, Perspektif Baru dalam Studi Ekologi

Kuliah tamu ini diikuti oleh 25 mahasiswa yang mengambil mata kuliah ekologi. Diskusi berlangsung aktif, mencerminkan tingginya minat mahasiswa terhadap topik yang disampaikan.

Selama ini, pembelajaran ekologi di FTB lebih banyak berfokus pada aspek makhluk hidup. Kehadiran materi tentang tanah sebagai komponen vital ekosistem memberikan sudut pandang baru yang memperkaya pemahaman mahasiswa.

Baca juga  Stok Pangan Kulon Progo Tetap Aman meski Harga Cabai dan Bawang Merah Merangkak Naik Jelang Nataru

Interaksi yang terbangun dalam sesi diskusi menunjukkan bahwa pendekatan lintas perspektif mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendorong kesadaran kritis terhadap isu lingkungan.

Perkuat Posisi FTB UAJY dalam Isu Global Berkelanjutan

Melalui kolaborasi ini, FTB UAJY tidak hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang responsif terhadap isu global.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mendorong inisiatif lanjutan yang berfokus pada konservasi lingkungan berbasis riset dan kolaborasi. FTB UAJY menempatkan diri sebagai bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan keberlanjutan, khususnya dalam menjaga kualitas tanah sebagai sumber kehidupan.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?