
KabarJawa.com – Bandara Adisutjipto Yogyakarta mulai melakukan kesiapan menghadapi potensi lonjakan pergerakan penumpang pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Dua maskapai penerbangan, yakni Citilink dan FlyJaya, mengajukan total 84 penerbangan ekstra untuk melayani mobilitas masyarakat selama masa libur akhir tahun.
Kedua maskapai tersebut mengoperasikan pesawat jenis propeler dengan rute utama dari dan menuju Bandara Adisutjipto dan Bandara Halim Perdanakusuma.
Masing-masing maskapai mengajukan 42 penerbangan yang mencakup penerbangan kedatangan dan keberangkatan, sehingga total tambahan penerbangan selama periode Nataru mencapai 84 flight.
Meski pengajuan penerbangan tambahan telah masuk, kondisi operasional Bandara Adisutjipto hingga saat ini masih berjalan normal.
Aktivitas penerbangan harian tercatat berada pada kisaran 12 hingga 15 penerbangan per hari, dengan jumlah penumpang sekitar 600 hingga 700 orang per hari. Pihak bandara belum mencatat adanya peningkatan signifikan dalam pergerakan penumpang.
Bandara Adisutjipto Buka Posko Terpadu Nataru 2025/2026
General Manager Bandara Adisutjipto, Wibowo Cahyono Soekadi, menyampaikan bahwa manajemen bandara telah menyiapkan seluruh aspek pelayanan dengan membuka Posko Terpadu Nataru 2025/2026. Posko tersebut akan beroperasi selama 21 hari, terhitung mulai Senin, 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa Bandara Adisutjipto kembali melayani pergerakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan mobilitas masyarakat pada akhir tahun diperkirakan akan berdampak pada kenaikan jumlah penumpang.
“Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Bandara Adisutjipto kembali melayani pergerakan penumpang pada periode libur Natal dan Tahun Baru yang diprediksi mengalami kenaikan. Kami telah melaksanakan serangkaian kesiapan bersama seluruh stakeholder. Kami berkomitmen bersama seluruh instansi komunitas bandara sebagai mitra strategis pemerintah untuk mewujudkan kelancaran dan keamanan angkutan udara selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Wibowo.
Prediksi Puncak Arus Penumpang Nataru
Manajemen Bandara Adisutjipto juga telah menyusun proyeksi puncak arus penumpang selama periode Nataru. Puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada 21 Desember, dengan jumlah penumpang mencapai 995 orang.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 4 Januari, dengan jumlah penumpang mencapai 996 orang. Rute penerbangan dengan volume penumpang tertinggi tetap didominasi penerbangan dari dan menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
147 Personel Disiagakan Selama Posko Nataru
Untuk mengantisipasi potensi lonjakan penumpang, Bandara Adisutjipto menyiagakan 147 personel selama masa Posko Nataru. Personel tersebut terdiri dari 142 petugas internal bandara dan 5 personel dari stakeholder terkait.
Wibowo menyampaikan bahwa seluruh personel difokuskan pada penguatan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang di seluruh area bandara.
“Sebagai antisipasi apabila terjadi peningkatan arus penumpang, kami menyiagakan 147 personel yang terdiri dari internal bandara dan stakeholder. Kami memastikan seluruh layanan di Bandara Adisutjipto berjalan aman, lancar, dan nyaman selama periode Natal dan Tahun Baru,” kata Wibowo.
Dengan kesiapan operasional, pengajuan penerbangan tambahan, serta dukungan dari seluruh stakeholder, Bandara Adisutjipto menyiapkan layanan angkutan udara selama periode Nataru 2025/2026 agar berjalan optimal dan terkendali.