Delapan Hari Operasi Patuh Progo 2025: ETLE Jaring 123 Pelanggaran, Maut Mengintai Pengendara Lalai

Bagikan :
Operasi Patuh Progo 2025/Foto: Polda DIY

KABARJAWA – Direktorat Lalu Lintas Polda DIY terus bergerak menegakkan hukum di jalanan. Polisi menggelar Operasi Patuh Progo 2025 sejak 14 Juli lalu.

Dalam delapan hari pertama pelaksanaan, polisi menindak 356 pelanggaran lalu lintas di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Polisi tidak hanya mengandalkan razia manual. Dalam operasi ini, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) menunjukkan tajinya dengan menjaring 123 pelanggaran. Sementara itu, tilang manual mendominasi dengan 233 kasus.

Polisi mencatat pelanggaran paling banyak berupa STNK mati pajak, pengendara tidak membawa SIM, dan pengendara motor yang nekat melaju tanpa helm.

Polisi menegaskan pelanggaran ini bukan sekadar kesalahan administrasi, melainkan pintu maut yang menunggu bila kecelakaan terjadi.

Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol. Yuswanto Ardi, menegaskan polisi akan terus mengedukasi dan menertibkan pengendara. Menurutnya angka ini masih tergolong tinggi dan perlu edukasi lebih.

“Angka pelanggaran ini menunjukkan perlunya edukasi dan penertiban berkelanjutan demi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di DIY,” tegasnya.

Baca juga  Operasional Samsat Jogja Libur Natal 2025 Sampai Tanggal Berapa? Cermati Jadwal Liburnya

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, mengingatkan pengendara untuk tidak meremehkan aturan. Polisi mengimbau masyarakat agar selalu memprioritaskan keselamatan berlalu lintas.

“Patuhi rambu, lengkapi surat kendaraan, dan pastikan kondisi kendaraan standar. Penertiban ini bertujuan melindungi seluruh pengguna jalan, bukan semata-mata menilang,” ujarnya.

Polisi mengungkapkan Operasi Patuh Progo 2025 akan berlanjut hingga 27 Juli 2025. Target operasi ini akan menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Polisi mengingatkan, jalan raya tidak mengenal ampun bagi mereka yang lalai. Setiap pengendara wajib memastikan kelengkapan surat, kondisi fisik kendaraan, dan perilaku berkendara yang mematuhi aturan.

Petugas akan menindak tegas setiap pelanggaran, baik melalui ETLE maupun razia manual.

Dengan operasi ini, polisi berharap masyarakat DIY menyadari keselamatan sebagai kebutuhan mutlak, bukan sekadar kewajiban hukum.

Polisi mengajak seluruh pengguna jalan bersama-sama menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan bebas ancaman maut di setiap tikungan. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid