Balai Kota Yogyakarta Memasak: 720 Porsi Makanan Dibagikan untuk Pasukan Kuning

Bagikan :
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mencicipi salah satu masakan./Foto: Pemkot Yogyakarta

KABARJAWA – Plaza Balai Kota Yogyakarta berubah menjadi dapur raksasa pada Selasa (10/6/2025) pagi. Wangi nasi goreng, bihun putih, hingga mie lethek menyeruak di udara, menggoda siapa saja yang melintas.

Bukan pedagang kaki lima, melainkan karyawan dari 48 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta yang memasak langsung di lokasi.

Memasak untuk Pasukan Kuning

Mereka tidak sekadar mengolah makanan. Mereka menyalakan semangat gotong royong dan kepedulian dalam wujud nyata, yaitu memasak 720 porsi makanan untuk para pasukan kuning.

Pasukan kuning adalah sebutan bagi para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga wajah kota tetap bersih dan nyaman.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mencicipi satu per satu hasil masakan. Ia tersenyum puas, lalu menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, kegiatan memasak bersama ini bukan sekadar perlombaan atau perayaan ulang tahun ke-78 Pemkot Yogyakarta.

Lebih dari itu, kegiatan ini mengandung nilai ideologis yang kuat, yaitu memberdayakan bahan pangan lokal dan mempererat hubungan antara aparatur dan masyarakat.

Baca juga  Gempa Magnitudo 5,7 Guncang DIY Pagi Ini, Warga Teringat Peristiwa Mencekam 19 Tahun Lalu

“Kita tidak gunakan mie kuning dari terigu. Semua masakan berasal dari beras, bihun putih, hingga mie lethek berbahan dasar singkong. Kita ingin dorong konsumsi pangan lokal yang sehat dan mandiri,” ujarnya.

Penyaluran Hasil Balai Kota Yogyakarta Memasak

Hasto menegaskan, seluruh makanan hasil lomba langsung disalurkan ke food bank, lalu didistribusikan ke para pasukan kuning. Setiap perangkat daerah menyumbang 15 porsi, yang artinya terkumpul total 720 porsi makanan.

“Kita ingin pasukan kebersihan juga merasakan kebahagiaan. Mereka adalah garda terdepan yang menjaga lingkungan kita tetap bersih. Ini bentuk penghargaan yang nyata,” tambahnya.

Hasto tidak berhenti pada simbolis. Ia menerima langsung aspirasi para petugas kebersihan, termasuk permintaan terkait jaminan hari tua dan keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, pemerintah kota sedang menghitung kemampuan anggaran untuk merealisasikan hal tersebut.

“Kami juga akan menambah jumlah tenaga kebersihan. Prinsip kami, mengedepankan program padat karya. Tenaga manusia tetap menjadi tulang punggung pengelolaan lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hasto juga mengingatkan warga Yogyakarta agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Ia menyampaikan keprihatinan karena masih menemukan titik-titik di mana warga membuang sampah langsung ke aliran air.

Baca juga  Ini Strategi Pemkot Yogyakarta Naikkan Derajat Kesehatan Warga

“Kalau belum ada penggerobak, kami siap menjemput sampahnya. Kalau ada kesulitan, sampaikan. Kami akan carikan solusinya,” tegasnya.

Kegiatan memasak bersama di Plaza Balai Kota bukan hanya tentang makanan. Itu adalah wujud kota yang menghargai para penjaganya.

Kota ini tidak lupa pada pasukan kuning yang diam-diam bekerja sebelum orang lain terbangun. Selain itu, kota juga tidak hanya ingin bersih secara fisik, tetapi juga secara nurani.

Melalui 720 porsi makanan, Yogyakarta menyampaikan terima kasihnya—bukan lewat pidato, tetapi lewat piring-piring penuh kehangatan. Kota ini sedang bertransformasi menjadi ruang hidup yang tak hanya layak huni, tapi juga layak untuk dihargai. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
tiktok-5064078_1280
Ramai di TikTok, Warung Madura Baju Kuning Viral, Apa Isi Kontennya?
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya