Akun Instagram Masjid Jogokariyan Hilang: Dugaan Terkait Palestina Muncul ke Permukaan

Bagikan :
Masjid Jogokariyan/Foto: Wikimedia

KABARJAWA – Panggung digital Masjid Jogokariyan Yogyakarta mendadak sunyi. Setelah akun YouTube mereka diblokir, kini giliran akun Instagram resmi dan beberapa akun afiliasi lainnya ikut lenyap dari jagat maya.

Publik pun geger. Masyarakat mempertanyakan motif dan keadilan di balik pemblokiran masif ini. Aroma polemik langsung menyeruak.

Pengelola masjid, para remaja masjid, dan komunitas pendukung mendadak kehilangan alat komunikasi utama mereka.

Akun Instagram Masjid Jogokaryan Hilang

Akun Instagram @masjidjogokariyan, @remajamasjidjogokariyan, dan @kampoengramadhanjogokariyan mendadak tidak bisa diakses. Semua konten, pengikut, dan rekam jejak kegiatan dakwah pun terputus begitu saja.

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustadz Muhammad Jazir, angkat bicara dengan suara tegas tapi getir. Ia menjelaskan bahwa pemblokiran bermula dari akun yang dikelola oleh anak-anak remaja masjid, yakni akun Hamas Jogokariyan—singkatan dari Himpunan Anak-anak Masjid Jogokariyan.

“Pertama yang diblokir itu anak-anak Hamas. Dari situ merembet ke akun lain,” ujar Jazir dalam wawancara khusus.

Ia menegaskan bahwa nama Hamas hanyalah singkatan internal, bukan nama organisasi asing seperti yang mungkin disalahpahami oleh sistem moderasi media sosial.

Baca juga  Wakil Bupati Gunungkidul Hadiri 2 Lokasi dalam Sehari: Tradisi Rasulan Ini Wajib Dilestarikan

Jazir menduga kuat bahwa sistem algoritma Instagram dan YouTube mendeteksi nama Hamas dan kaitannya dengan Palestina sebagai hal yang sensitif.

Ia menyebut bahwa pemblokiran mungkin terjadi karena masjid dan komunitasnya beberapa kali mengunggah konten yang menyuarakan dukungan terhadap Palestina.

“Setiap kami unggah acara yang menghadirkan tokoh pro-Palestina, kami dapat peringatan. Waktu acara bareng Husein Gaza, YouTube langsung diblokir. Mungkin karena ada kata Hamas dan unggahan tentang Gaza, jadi dianggap melanggar,” jelasnya dengan nada kecewa.

Dampak Hilangnya Akun

Dampak pemblokiran ini tidak main-main. Ribuan pengikut kehilangan akses terhadap informasi kajian, kegiatan sosial, hingga aksi kemanusiaan yang rutin mereka gelar.

Apalagi selama Ramadan lalu, akun @kampoengramadhanjogokariyan aktif membagikan berbagai momen solidaritas dan berbagi bersama umat.

Kini pengelola Masjid Jogokariyan tengah berjibaku. Mereka mengajukan banding ke pihak platform digital demi memulihkan akun yang hilang.

Selain itu, mereka sedang mempertimbangkan untuk mengganti nama akun agar tidak tersangkut kembali oleh sensor otomatis yang terlalu sensitif.

Baca juga  Gantikan O2SN, Pekan Olahraga Pelajar Gunungkidul Diikuti 913 Atlet dari 12 Cabang Olahraga

“Mungkin nanti kata Hamas akan kami tulis lengkap, jadi Himpunan Anak-anak Masjid, supaya tidak disalahartikan lagi,” kata Jazir sembari menekankan pentingnya kejelasan komunikasi dalam dunia digital yang serba otomatis dan penuh jebakan.

Dukungan Masyarakat

Di sisi lain, masyarakat ramai-ramai menyuarakan dukungan. Banyak yang menilai tindakan pemblokiran ini sebagai bentuk pembungkaman simbolik terhadap gerakan sosial keagamaan yang selama ini justru aktif dalam kegiatan damai dan kemanusiaan.

Kecurigaan bahwa pemblokiran terjadi akibat afiliasi narasi pro-Palestina pun kian santer.

“Masjid Jogokariyan itu simbol perjuangan umat, bukan teroris,” tulis seorang netizen di platform X yang

mengunggah tangkapan layar akun-akun yang telah diblokir. Komentar serupa membanjiri berbagai media sosial lain, menandakan keresahan kolektif atas situasi ini.

Polemik ini membuka diskusi lebih dalam soal kebebasan berekspresi digital. Jika sekadar unggahan edukatif soal Palestina bisa memicu pemblokiran, bagaimana nasib aktivisme damai di ranah maya?

Masjid Jogokariyan sendiri merupakan salah satu masjid paling aktif secara sosial di Yogyakarta. Mereka rutin menggelar bakti sosial, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga aksi solidaritas internasional.

Baca juga  Candi Prambanan Gelar Tawur Agung Kesanga dan Festival Wisata pada Momentum Nyepi dan Lebaran 2026

Tak heran jika masyarakat menilai bahwa pemblokiran ini bukan hanya kehilangan akun, tetapi ancaman nyata terhadap ruang digital umat.

Kini, semua mata tertuju pada langkah lanjutan Instagram dan YouTube. Apakah mereka akan mengoreksi keputusan tersebut, atau justru mempertahankan pemblokiran?

Satu hal yang pasti, suara Masjid Jogokariyan tidak akan padam. Meskipun akun mereka dibungkam, semangat mereka untuk berdakwah dan membela keadilan terus menyala.

Di tengah pusaran digital yang rawan bias, mereka memilih untuk tetap berdiri, berbicara, dan memperjuangkan kebenaran—dengan atau tanpa akun resmi. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal Ganjil Genap Puncak 26 April 2026
Jadwal Buka Tutup Puncak 26 April 2026, Berlaku One Way atau Ganjil Genap? Cek Estimasinya