
KabarJawa.com– Siang itu, hujan tipis menyelimuti ruas jalan Paliyan–Playen. Arus lalu lintas berjalan seperti biasa hingga sebuah peristiwa tak terduga menghentikan langkah rombongan Kapolres Gunungkidul.
Di tengah agenda dinas menuju Kapanewon Saptosari untuk silaturahmi kamtibmas, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menunjukkan respons cepat dengan menolong korban kecelakaan (laka) lalu lintas tunggal yang terjadi tepat di hadapannya, Jumat siang (23/1/2026).
Kapolres Gunungkidul Menolong Korban Laka
Peristiwa kecelakaan itu terjadi di wilayah Cangkring, pada ruas jalan Paliyan–Playen yang dikenal sebagai jalur penghubung vital antarwilayah di Kabupaten Gunungkidul.
Seorang ibu pengendara sepeda motor terjatuh setelah kendaraannya terperosok ke dalam lubang jalan yang cukup dalam. Kondisi jalan yang rusak memicu hilangnya keseimbangan, hingga korban terhempas ke aspal dan mengalami luka-luka.
Korban tampak terbaring di pinggir jalan dalam kondisi syok. Beberapa pengguna jalan mencoba membantu, namun belum ada pertolongan maksimal. Pada saat itulah rombongan Kapolres Gunungkidul melintas dan langsung menghentikan kendaraan dinas.
Tanpa menunggu instruksi atau prosedur berbelit, AKBP Damus Asa turun langsung dari kendaraan dan menghampiri korban. Kapolres segera mengecek kondisi korban, menenangkan, serta memastikan korban tetap sadar.
Dengan sigap, Kapolres bersama anggota membantu mengevakuasi korban dari bahu jalan demi menghindari risiko kecelakaan susulan.
Kapolres Gunungkidul kemudian memastikan kondisi korban stabil sebelum memindahkannya ke kendaraan dinas. Rombongan langsung membawa korban menuju rumah sakit terdekat agar mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Ketika kami mendapati kecelakaan ini, kami langsung memberikan pertolongan dan memastikan korban mendapat perawatan medis tanpa menunda waktu,” tegas AKBP Damus Asa di lokasi kejadian.
Aksi cepat tersebut mencerminkan kehadiran Polri yang tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir secara humanis di tengah masyarakat.
Kapolres Gunungkidul menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak berhenti pada penegakan hukum semata, melainkan juga mencakup perlindungan dan pelayanan kemanusiaan.
Faktor Penyebab Laka
Selain menolong korban laka, Kapolres Gunungkidul juga menaruh perhatian serius pada faktor penyebab, yakni kondisi jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan.
Kapolres menilai kerusakan infrastruktur tersebut berpotensi memicu kecelakaan serupa jika tidak segera ditangani.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, untuk mendesak perbaikan jalan berlubang di ruas Paliyan–Playen. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi perhatian bersama,” ujar Kapolres.
Kapolres Gunungkidul juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur-jalur yang mengalami kerusakan, terutama pada musim hujan.
Air yang menggenangi jalan kerap menyamarkan lubang dan membuat pengendara sulit mengantisipasi bahaya.
“Pengendara harus lebih berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan selalu mengutamakan keselamatan. Jalan rusak sangat berisiko, apalagi saat hujan,” tambahnya.
Aksi spontan dan cepat Kapolres Gunungkidul ini mendapat apresiasi dari warga sekitar dan pengguna jalan.
Kejadian tersebut menjadi potret nyata kepemimpinan yang responsif, sekaligus wujud kehadiran Polri yang benar-benar hadir saat masyarakat membutuhkan.
Melalui peristiwa ini, Polres Gunungkidul kembali menegaskan komitmen untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, lewat tindakan nyata di lapangan. (ef linangkung)