Ada Bibit Siklon di Samudera Hindia, BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Terjang Perairan Selatan DIY Selama Tiga Hari

Bagikan :
Peringatan Dini BMKG/Foto: Freepik

KABARJAWA– Laut selatan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali bergolak. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau adanya bibit siklon tropis 97W di perairan barat Filipina serta pola siklonik di Samudera Hindia barat Sumatra.

Fenomena ini menciptakan hembusan angin kencang dari tenggara dengan kecepatan 30 hingga 40 km/jam, sehingga berpotensi memicu gelombang tinggi di perairan selatan DIY.

Peringatan Dini

Prakirawan BMKG, Bhakti Wira Kusumah, menegaskan bahwa peringatan dini ini berlaku mulai 6 September 2025 pukul 07.00 WIB hingga 9 September 2025 pukul 07.00 WIB.

Selama periode tersebut, BMKG memprediksi tinggi gelombang di laut selatan Yogyakarta bisa mencapai 2,5 hingga 4 meter.

“Gelombang setinggi itu bisa melanda perairan Kulon Progo, Bantul, Gunungkidul, hingga Samudera Hindia selatan DIY. Nelayan dan operator kapal wajib waspada karena risiko terhadap keselamatan pelayaran meningkat drastis,” tegas Bhakti.

Peringatan BMKG bukan sekadar data statistik. Gelombang setinggi empat meter bisa menjelma dinding air yang menggulung perahu nelayan kecil. Angin tenggara yang bertiup kencang membuat laut semakin tidak bersahabat.

Baca juga  Prakiraan Cuaca Semarang dan Jawa Tengah, Kamis 30 Januari 2025: Waspadai Hujan dan Angin Kencang

Dalam kondisi ini, BMKG mengingatkan tiga kategori transportasi laut yang berisiko besar.

  • Perahu Nelayan terancam bahaya bila angin mencapai kecepatan 15 knot dengan gelombang 1,25 meter.
  • Kapal Tongkang berisiko tinggi bila angin menyentuh 16 knot dengan gelombang 1,5 meter.
  • Kapal Ferry bisa terhantam bahaya bila angin menembus 21 knot dan gelombang mencapai 2,5 meter.

Dengan potensi gelombang hingga empat meter, ancaman nyata menghantui semua jenis kapal yang beroperasi di laut selatan Yogyakarta.

BMKG mendesak nelayan tradisional untuk menunda melaut hingga kondisi aman. Gelombang setinggi itu bukan hanya berbahaya bagi perahu kayu bermesin kecil, tetapi juga bisa menyeret kapal besar ke pusaran ombak.

Pihak BMKG juga meminta operator wisata pantai agar meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas wisata laut seperti perahu wisata, banana boat, maupun renang di tepian pantai sebaiknya dihentikan demi keselamatan.

“Keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada keuntungan sesaat. Kami minta semua pihak menghormati peringatan ini,” ujar Bhakti dengan nada tegas.

Bibit Siklon di Samudera Hindia

Bibit siklon tropis dan pola siklonik yang terpantau BMKG menjadi pemicu utama. Sistem siklonik ini membuat pola angin di sekitar Jawa bergeser, sehingga hembusan angin dari tenggara semakin kuat.

Baca juga  DIY Rayakan Hari Angklung Dunia 2025, Dorong Regenerasi Pemusik Muda untuk Jaga Warisan Budaya

Kondisi atmosfer yang tidak stabil ini menambah peluang terbentuknya gelombang laut raksasa di wilayah Samudera Hindia selatan Yogyakarta.

Tanggal 6 hingga 9 September 2025 akan menjadi periode kritis bagi perairan DIY. Selama tiga hari itu, laut selatan Yogyakarta diprediksi terus bergolak. Nelayan, pelaut, hingga wisatawan harus bersatu menghadapi situasi alam yang penuh risiko.

BMKG mengingatkan, bencana laut bukan sekadar ancaman jauh di tengah samudera. Ombak besar bisa menyapu hingga tepian pantai, merusak fasilitas wisata, bahkan mengancam permukiman yang terlalu dekat dengan garis pantai. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya