
Kabarjawa – Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 dalam rangka Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi diumumkan.
UPN Veteran Jawa Timur kembali menjadi salah satu perguruan tinggi yang menarik banyak peminat. Tahun ini, jumlah peserta yang lolos jalur SNBP mencapai 2.082 orang, melebihi kuota awal yang ditetapkan sebanyak 1.981 peserta.
Peningkatan Kuota dan Alasan Penambahan Peserta
Penambahan jumlah peserta yang lolos SNBP di UPN Veteran Jatim bukan tanpa alasan. Beberapa pertimbangan seperti nilai peserta yang sama menjadi faktor utama dalam penambahan ini.
Meskipun demikian, penambahan kuota ini masih dalam batas wajar karena tidak melebihi porsi kuota yang ditetapkan oleh panitia pusat, yaitu sebesar 30-35% dari total kuota penerimaan.
Untuk tahun ini, UPN Veteran Jatim membuka total kuota sebesar 6.575 mahasiswa yang terbagi ke dalam tiga jalur seleksi: 30% untuk SNBP, 40% untuk SNBT, dan 30% untuk seleksi Mandiri.
Dengan demikian, jalur SNBP menampung sekitar 1.981 hingga 2.301 mahasiswa, sehingga jumlah peserta yang lolos tahun ini masih sesuai dengan ketentuan.
Proses Penilaian Seleksi SNBP
Dalam proses seleksi SNBP, terdapat tiga poin penilaian utama yang diterapkan oleh UPN Veteran Jatim. Pertama, indeks sekolah yang meliputi reputasi sekolah dan profil lulusan. Kedua, nilai rapor peserta selama menempuh pendidikan di sekolah menengah atas.
Ketiga, prestasi siswa yang mencakup pengalaman serta portofolio di bidang akademik maupun non-akademik.
Peningkatan Peminat dan Program Studi Favorit
Jumlah pendaftar SNBP di UPN Veteran Jatim tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total 16.017 pendaftar. Sebagian besar pendaftar masih didominasi oleh peserta dari Provinsi Jawa Timur.
Program studi di bidang sains dan teknologi (saintek) menjadi yang paling diminati. Beberapa prodi favorit di antaranya Kedokteran, Bisnis Digital, Teknologi Pangan, dan Teknik Industri.
Di sisi lain, beberapa prodi memiliki tingkat persaingan yang lebih rendah seperti Fisika, Desain Interior, Linguistik Indonesia, Desain Komunikasi Visual, dan Informatika.
Tak hanya itu, program studi di bidang sosial dan humaniora (soshum) tetap menjadi primadona dengan jumlah peminat terbanyak.
Prodi seperti Manajemen, Administrasi Bisnis, Akuntansi, dan Ilmu Komunikasi terus menjadi pilihan utama calon mahasiswa. Hal ini disebabkan oleh kuota yang lebih besar dibandingkan prodi lainnya, sehingga menarik lebih banyak pendaftar.
Kesempatan Lain Bagi yang Belum Lolos
Bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP, masih ada peluang lain untuk menjadi bagian dari UPN Veteran Jatim. Calon mahasiswa bisa mencoba jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun jalur Mandiri.
Selain itu, UPN Veteran Jatim juga menawarkan kesempatan melalui jalur Golden Ticket bagi calon mahasiswa berprestasi.
Peningkatan jumlah peserta yang lolos SNBP di UPN Veteran Jawa Timur tahun ini mencerminkan tingginya minat calon mahasiswa untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi ini.
Proses seleksi yang ketat dan mempertimbangkan berbagai aspek prestasi menjadi jaminan kualitas mahasiswa yang diterima.
Bagi yang belum lolos, masih banyak jalur lain yang bisa ditempuh untuk meraih mimpi melanjutkan pendidikan di UPN Veteran Jatim.(Kabarjawa)