UAJY Bersama Shind Jogja dan SGM Latih Warga Umbulharjo Bikin Vermikompos: Ubah Sampah jadi Pupuk

Bagikan :
Warga yang datang sangat antusias menyanyikan yel-yel bersama dalam Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik metode Vermikompos Tingkat RW di Kemantren Umbulharjo, Senin (13/7/2026).
Warga yang datang sangat antusias menyanyikan yel-yel bersama dalam Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik metode Vermikompos Tingkat RW di Kemantren Umbulharjo, Senin (13/7/2026).

Yogyakarta, KabarJawa.com – Pemerintah Kota Yogyakarta telah meresmikan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (MAS JOS) sebagai upaya mengatasi krisis sampah.

Tujuan program ini adalah mengajak seluruh elemen yang memiliki kontribusi dalam pengelolaan sampah dapat berpartisipasi aktif dalam mendorong masyarakat untuk turut mengolah sampah secara sederhana dan berdampak besar.

Program yang dirilis secara resmi pada tanggal 29 Juli 2025 itu nyatanya tidak hanya mendapat perhatian dari masyarakat, tetapi juga institusi pendidikan tinggi ternama di Jogja, Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Pada Senin (13/7/2026) UAJY bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Shind Jogja dan Sarihusada Generasi Mahardika (SGM) melakukan aksi nyata terhadap kesadaran kolektif akan krisis sampah dengan menghadirkan “Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik dengan Metode Vermikompos (Losida dan Cacing)” di Kantor Kemantren Umbulharjo.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta mendorong pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri khsususnya di wilayah Kemantren Umbulharjo. Peserta pelaksanaan terdiri dari perwakilan RW Kelurahan Semaki, Muja Muju, Tahunan, hingga Warungboto.

Baca juga  Pegadaian Hari Ini Buka atau Tutup? May Day 1-3 Mei 2025, Simak Jadwal Operasional Terbarunya

Stakeholder Relations Sarihusada Generasi Mahardika (SGM), Akhta Suhendra mengajak warga untuk membangun kebersamaan kolektif dengan mengelola sampah yang menjadi tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Shind Jogja, Maulana Sriyono mengatakan bahwa sebenarnya program Losida (lodong sisa dapur) telah diterapkan sejak akhir tahun 2022 ketika Yogyakarta mulai mengalami darurat sampah. Fokus pelaksanaan saat itu berlokasi di Kelurahan Muja Muju.

Dosen Fakultas Teknobiologi UAJY, Monika Ruwaimawa, Ph.D. memberikan pemahaman kepada perwakilan masyarakat RW yang datang terkait pengelolaan sampah organik dengan metode Vermikompos Losida dan Cacing dalam Pelatihan Tingkat RW di Kemantren Umbulharjo, Senin (13/7/2026).
Dosen Fakultas Teknobiologi UAJY, Monika Ruwaimawa, Ph.D. memberikan pemahaman kepada perwakilan masyarakat RW yang datang terkait pengelolaan sampah organik dengan metode Vermikompos Losida dan Cacing dalam Pelatihan Tingkat RW di Kemantren Umbulharjo, Senin (13/7/2026).

“Kami sudah menanam Losida di Muja Muju kurang lebih sebanyak 1.002 unit. Di setiap rumah tangga kami terapkan Losida, kami beri pelatihan, lalu tahun 2025 kami punya penguat bahwa losida yang ada di Muja Muju itu seharusnya tidak perlu banyak-banyak, tetapi bisa mengolah sampah organik secara maksimal,” ungkapnya.

Maulana mengatakan, semenjak Shind Jogja bersama SGM berkolaborasi dengan UAJY menerapkan Losida menggunakan cacing, program ini menjadi lebih efektif.

“Di Muja Muju itu kita kemarin udah coba di 12 RW, kemudian mekanismenya Alhamdulillah 20 persen lebih cepat,” jelas Maulana.

Perwakilan masyarakat Kelurahan Muja Muju, Fraksiyanti dan Yuni Suprapti memberikan testimoni serta demonstrasi penggunaan Losida agar lebih mudah dipahami oleh warga yang datang.

Baca juga  Kultum Subuh Menyambut Idul Fitri 1446 H: Awal Baru untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Dosen Fakultas Teknobiologi UAJY, Monika Ruwaimana, Ph.D pun memberikan penjelasan teori dan hal-hal teknis yang dapat memengaruhi keberhasilan pembuatan Losida.

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Kesalahan Penulisan Aksara Jawa di Kantor Disdikbud Jateng Jadi Sorotan, Begini Fakta dan Evaluasinya
Mengenal Aksara Swara (A, I, U, E, O): Pengertian, Ciri-ciri dan Fungsinya