
Kavarjawa – Pembangunan Tol Probowangi terus dikebut guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025. Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung progres pembangunan tol ini pada Rabu (2/4/2025).
Dengan berbagai peningkatan yang telah dilakukan, diharapkan jalur ini dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama Jawa Timur.
Progres Pembangunan Tol Probowangi
Tol Probowangi dibangun dalam tiga segmen utama, dengan perkembangan signifikan di masing-masing bagian:
- Segmen 1 (Gending-Suko dan Kraksaan) – Memiliki panjang 12,88 km dengan progres konstruksi mencapai 88,20 persen.
- Segmen 2 (Kraksaan-Paiton) – Sepanjang 11,20 km dengan progres pengerjaan mencapai 80,92 persen.
- Segmen 3 (Paiton-Banyuglugur-Besuki) – Panjang 25,60 km dengan progres rekonstruksi sudah mencapai 68,09 persen.
Dody mengapresiasi kerja keras tim yang terlibat dan memastikan bahwa seluruh kendala yang sempat muncul sebelum Ramadan telah berhasil diatasi oleh pihak terkait, terutama Jasa Marga.
Arus Mudik dan Balik Berjalan Lancar
Selama masa arus mudik, tol yang telah dibuka secara fungsional tidak mengalami hambatan berarti. Dody berharap hal yang sama juga terjadi saat arus balik berlangsung.
Hingga saat ini, pemantauan terhadap arus balik masih dilakukan, mengingat masih dalam tahap pendataan selama dua hari sejak 1 April 2025.
Target Penyelesaian Pembangunan Tol
Direktur PT Jasa Marga Probolinggo-Banyuwangi, Adi Prasetyanto, menyebutkan bahwa paket 1 dan 2 ditargetkan selesai pada Juli 2025.
Saat ini, pengerjaan hanya tinggal tahap penyempurnaan di beberapa titik. Untuk paket 3, beberapa pekerjaan masih memerlukan koordinasi lebih lanjut, namun diharapkan dapat selesai tanpa kendala besar.
Pembangunan Tol Probowangi menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas di Jawa Timur.
Dengan progres signifikan di semua segmen, tol ini diharapkan dapat segera beroperasi secara penuh dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Pemantauan terhadap arus balik masih berlangsung, dan diharapkan lalu lintas tetap lancar seperti saat arus mudik.(Kabarjawa)