
Kabarjawa – Tabrakan Beruntun! Bojonegoro kembali dihebohkan dengan kecelakaan beruntun yang melibatkan satu unit bus dan dua truk di Jalan Raya Pohwates, Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberejo.
Insiden yang terjadi pada Rabu (6/3/2025) sekitar pukul 20.40 WIB ini menyebabkan salah satu sopir truk mengalami luka berat hingga terjepit di dalam kendaraannya.
Peristiwa ini juga sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan bermula saat bus Moedah dengan nomor polisi W 7068 UA yang dikemudikan oleh Andoko (40), warga Desa Sranak, Kecamatan Trucuk, melaju dari arah Bojonegoro menuju Babat.
Saat mendekati lokasi kejadian, bus mulai mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu hazard sebagai tanda peringatan bagi kendaraan di belakangnya.
Di belakang bus tersebut, sebuah truk tronton dengan nomor polisi L 9187 UH yang dikemudikan oleh Suparno (49), warga Desa Ngrawat, Kecamatan Berbek, Nganjuk, juga mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu hazard.
Namun, dari arah yang sama, sebuah truk dengan nomor polisi S 9102 UJ yang dikendarai oleh Zainul Arifin dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidayu, Gresik, melaju dengan kecepatan tinggi.
Diduga karena jarak yang terlalu dekat dan kurangnya kewaspadaan, truk tersebut menabrak bagian belakang truk tronton dengan benturan keras.
Benturan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan truk yang dikemudikan oleh Zainul Arifin.
Sopir truk tersebut bahkan terjepit di dalam kabin akibat kerasnya tabrakan, sehingga petugas Satlantas Polres Bojonegoro bersama warga harus melakukan proses evakuasi untuk menyelamatkannya.
Penanganan di Lokasi Kejadian
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Bojonegoro yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat untuk melakukan evakuasi korban dan mengamankan lalu lintas.
Sopir truk S 9102 UJ yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah Sumberejo untuk mendapatkan perawatan medis.
Selain itu, akibat kerasnya benturan, truk yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan cukup parah dan harus diderek ke kantor Satlantas untuk proses lebih lanjut.
Sementara itu, arus lalu lintas sempat mengalami kepadatan karena kendaraan yang mengalami kecelakaan memenuhi sebagian besar jalan.
Kecelakaan lalu lintas seperti ini menjadi pengingat bagi para pengemudi agar selalu berhati-hati saat berkendara, terutama di jalan raya yang ramai.
Menjaga jarak aman dan selalu memperhatikan kondisi lalu lintas di depan menjadi kunci untuk menghindari kejadian serupa.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan memastikan kondisi para korban.(Kabarjawa)