
Kabarjawa – Bulan Ramadan menjadi momen yang penuh berkah dan sarana mempererat tali silaturahmi. Di Polsek Kudus Kota, sebuah kegiatan buka bersama digelar dengan melibatkan Komunitas Putra Persaudaraan Anak Negeri (Persadani) Pantura Timur, yang beranggotakan eks narapidana terorisme (napiter) dari Kudus, Demak, dan Semarang.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wujud komitmen untuk terus menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kebersamaan dalam Buka Bersama
Pada Selasa (25/3) lalu, sekitar lima belas anggota Persadani berkumpul di Mapolsek Kudus Kota untuk mengikuti kegiatan buka bersama. Mereka mewakili sekitar empat puluhan anggota komunitas yang tersebar di wilayah Pantura Timur.
Acara ini dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Ketua Persadani Ustaz Sri Puji Mulyo, Ustaz Imaduddin selaku Koordinator Eks Jamaah Islamiyah di Kudus, serta Ustaz Abu Tholut yang bertindak sebagai imam salat magrib berjamaah di Masjid Bustanul Jannah, Polsek Kudus Kota.
Peran Polri dalam Pembinaan
Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, yang juga menjadi pembina Persadani, turut menyampaikan pesan kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia, dan merawat ikrar setia kepada NKRI.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa masa lalu adalah pelajaran berharga untuk menata masa depan yang lebih baik.
Merawat Ikrar Setia NKRI
Komunitas Persadani menjadi bukti nyata bahwa perubahan positif selalu mungkin terjadi. Para eks napiter yang dahulu memiliki pandangan berbeda, kini bersatu dalam semangat kebersamaan dan cinta tanah air.
Kegiatan ini menjadi ajang untuk merawat ikrar setia kepada NKRI dan memperkuat rasa persaudaraan.
Buka bersama yang diadakan di Polsek Kudus Kota bersama Komunitas Persadani menjadi simbol rekonsiliasi dan komitmen menjaga persatuan bangsa.
Momentum Ramadan menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan manfaat bagi sesama.
Dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan, diharapkan langkah kecil ini menjadi inspirasi untuk menjaga kedamaian dan persatuan di Indonesia.(Kabarjawa)