
Kabarjawa – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Desa Sruwung, Kecamatan Gesi, Sragen, pada Selasa pagi. Insiden ini mengakibatkan ribuan anak ayam mati terpanggang dan menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.
Penyebab utama kebakaran diduga berasal dari pemanas kandang yang menggunakan bahan baku arang. Kejadian ini menjadi peringatan bagi peternak ayam untuk lebih memperhatikan aspek keamanan di area peternakan.
Kronologi Kebakaran Kandang Ayam
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Kandang ayam yang memiliki ukuran sekitar 8×63 meter persegi ludes dilalap api.
Sebanyak 11.100 ekor anak ayam yang baru berusia enam hari tidak dapat diselamatkan. Selain itu, bahan pakan dan material bangunan juga ikut terbakar, menyebabkan kerugian semakin besar.
Tim pemadam kebakaran mengalami kendala saat berusaha memadamkan api. Lokasi kandang yang jauh dari permukiman dan sumber air membuat proses pemadaman berlangsung lebih lama.
Beberapa unit pemadam kebakaran, termasuk dua unit mobil double cabin dan satu unit water supply, dikerahkan untuk mengatasi kebakaran ini. Namun, besarnya kobaran api membuat sebagian besar kandang tidak dapat diselamatkan.
Perkiraan Kerugian Mencapai Miliaran Rupiah
Menurut pihak berwenang, kerugian akibat kebakaran ini mencapai lebih dari Rp 1 miliar. Nilai ini dihitung berdasarkan jumlah anak ayam yang mati, bangunan kandang yang mengalami kerusakan permanen, serta peralatan yang ikut terbakar.
Peternak harus menghadapi kerugian besar akibat insiden ini, yang juga berdampak pada rantai pasokan ayam di daerah tersebut.
Pentingnya Keamanan dalam Peternakan Ayam
Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi peternak untuk lebih memperhatikan keamanan di area kandang. Penggunaan pemanas berbahan bakar arang memang umum digunakan, tetapi memiliki risiko tinggi jika tidak diawasi dengan baik.
Selain itu, penting bagi peternak untuk memastikan adanya sumber air yang mudah diakses untuk mengantisipasi kejadian darurat seperti ini.
Kejadian kebakaran yang melanda kandang ayam di Sragen memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya sistem keamanan dalam peternakan.
Dengan jumlah kerugian yang sangat besar, diharapkan ada evaluasi terhadap sistem pemanas dan mitigasi risiko kebakaran di peternakan ayam.
Para peternak harus lebih waspada dan mengambil langkah-langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.(Kabarjawa)