Peresmian oleh Presiden Prabowo, Ini Alasan Perubahan Nama Pandansimo Menjadi Kabanaran

Bagikan :
Perubahan Nama Pandansimo Menjadi Kabanaran/Foto: Wikipedia

KabarJawa.com– Presiden Prabowo Subiyanto meresmikan Jembatan Kabanaran di perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (19/11/2025).

Upacara peresmian itu menandai mulainya pemanfaatan empat infrastruktur besar bernilai Rp1,97 triliun di empat provinsi yaitu jembatan kabanaran, jembatan Sambas Besar di Kalbar, fly over magelang dan underpass Solo.

Perubahan Nama Pandansimo Menjadi Kabanaran

Sejak awal proyek, masyarakat sekitar mengenal bangunannya sebagai Jembatan Pandansimo karena lokasinya yang dekat dengan Pantai Pandansimo.

Namun, identitas itu berubah ketika pemerintah menetapkan nama Jembatan Kabanaran, merujuk pada wilayah Kabanaran yang menyimpan rekam jejak sejarah perjuangan.

Jembatan Kabanaran berdiri tegak di muara Sungai Progo, menghubungkan dua kabupaten utama di pesisir selatan: Bantul dan Kulon Progo.

Jembatan itu bukan sekadar jalur mobilitas baru, tetapi juga simbol harapan bagi penguatan konektivitas kawasan selatan DIY yang tengah berkembang pesat.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Doddy Hanggodo, menjelaskan alasan pemilihan Jembatan Kabanaran sebagai lokasi pusat peresmian tiga proyek lainnya di empat propinai.

Baca juga  Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Mencapai 600 Meter

Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut menyimpan nilai historis penting. Pada masa perjuangan, desa di sekitar jembatan pernah menjadi markas Pangeran Mangkubumi ketika memulai serangan melawan VOC Belanda. Di tempat itulah semangat perlawanan dan solidaritas rakyat muncul.

“Kami memilih jembatan ini karena kawasan ini memiliki sejarah besar. Lokasi ini menjadi bekas markas perjuangan Pangeran Mangkubumi ketika melawan Belanda. Nilai kepahlawanan dan kebersamaan dari tempat ini ingin kami hidupkan kembali, sebagaimana perjuangan yang beliau mulai pada 11 Desember 1749. Semangat itulah yang kami wujudkan dalam pembangunan infrastruktur ini,” ujar Doddy.

Dengan latar sejarah yang kuat, pemerintah ingin menghadirkan pembangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menghidupkan kembali narasi kebangsaan.

Akan Mengubah Akses Pariwisata hingga Ekonomi Jawa Selatan

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya jembatan tersebut bagi akses masyarakat dan pengembangan kawasan selatan Yogyakarta yang dikenal kaya budaya dan spiritualitas.

“Tempat ini adalah lokasi perjuangan Pangeran Mangkubumi. Saya berdiri di sini karena jembatan ini akan mempermudah konektivitas, mempermudah akses menuju daerah yang indah dan penting dalam budaya Jawa. Kawasan ini akan kita dorong untuk mendukung pariwisata,” kata Presiden.

Baca juga  UGM Buka Program S2 Peminatan Metalurgi, Gabungkan Ilmu Teknik dan Kimia untuk Dunia Tambang

Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan pengembangan kawasan ekonomi dan pariwisata di sekitar jembatan.

Rencana itu mencakup pembangunan hotel, fasilitas pendukung wisata, hingga integrasi akses transportasi.

“Pariwisata adalah penyumbang devisa besar dan penyerap tenaga kerja yang sangat signifikan. Tahun ini pariwisata kita meningkat 20 persen. Itu pencapaian penting bagi ekonomi nasional. Maka kita harus terus mendorong agar sektor ini tumbuh,” lanjutnya.

Presiden kemudian mengapresiasi seluruh pihak yang berkontribusi pada pembangunan jembatan. Ia berpesan agar pemerintah daerah dan masyarakat menjaga keberlanjutan fungsi jembatan serta merawatnya dengan baik.

Kehadiran Jembatan Kabanaran membuka peluang besar bagi masyarakat Bantul dan Kulon Progo.

Warga kini memiliki jalur baru yang mempercepat mobilitas wisatawan, memperlancar perdagangan, dan memperpendek waktu tempuh ke sejumlah destinasi.

Bagi pelaku usaha lokal, jembatan itu menjadi urat nadi yang memperluas jaringan usaha, khususnya sektor perikanan, UMKM, dan pariwisata. (ef linangkung)

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Roberto Carlos masih hidup pada Agustus 2026. Simak kondisi kesehatan, karier, dan perannya sebagai pemegang saham Fursan Hispania. (Foto: instagram/oficialrc3)
Apakah Roberto Carlos Masih Hidup Agustus 2026? Ini Kondisi Terbaru Legenda Brasil dan Real Madrid