
Kabarjawa – Pelajar SMA Tewas! Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Pasuruan-Malang, tepatnya di Desa Kurung, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
Seorang pelajar SMA berinisial NDP (18) meninggal dunia setelah terlindas truk tronton saat berusaha menyalip kendaraan di jalur tersebut. Berikut adalah kronologi dan kondisi pengemudi truk dan motor, serta tindakan kepolisan.
Kronologi Kecelakaan
Peristiwa nahas ini terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N 4784 THA berusaha menyalip dari sisi kiri jalan.
Sayangnya, kondisi jalan yang berpasir membuatnya kehilangan kendali hingga akhirnya terjatuh ke arah kanan.
Di saat bersamaan, sebuah truk tronton bernomor polisi L 9043 UO yang melaju dari arah yang sama tidak dapat menghindari korban.
Ban belakang kiri truk tersebut melindas tubuh korban, menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
Tindakan Kepolisian dan Kondisi Pengemudi Truk
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Selain itu, korban dievakuasi ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti guna penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi truk yang terlibat dalam kecelakaan, SPR (60), warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, tidak mengalami luka.
Begitu juga dengan seorang penumpang truk, RSF (19), yang berada di dalam kendaraan saat kejadian.
Peringatan Kepada Pengendara Motor
Kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti.
Pihak kepolisian mengimbau kepada para pengendara, terutama pelajar dan pengendara motor muda, agar lebih berhati-hati saat menyalip kendaraan lain, terutama di jalur rawan kecelakaan.
Menyalip dari sisi kiri sangat berisiko, terutama jika kondisi jalan tidak mendukung.
Kecelakaan yang merenggut nyawa pelajar ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat berkendara di jalur dengan kondisi yang kurang baik.
Menjaga keselamatan di jalan harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang tetap safety dalam berkendara dan mematuhi aturan lalu lintas. (Kabarjawa)