
KabarJawa.com – Baru-baru ini, kembali mencuat isu perihal pencairan rapel gaji pensiun yang kemudian ramai disorot para pensiunan PNS Guru, TNI, Polri dan sebagainya.
Kabar burung tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial, serta menyebutkan klaim yang cukup spesifik, yakni dana rapelan disebut mulai masuk ke rekening para pensiunan malam ini juga.
Narasig santer terdengar menjelang tanggal 1 Februari ini kemudian memicu harapan tinggi. Misalnya, ada kemungkinan Bapak/Ibu pensiunan sudah bersiap mengecek saldo ATM mereka malam ini.
Namun, sebelum Anda terlanjur berharap lebih jauh, PT Taspen (Persero) telah mengeluarkan bantahan tegas mengenai rumor tersebut.
Belum Ada Regulasi Resmi dari Pemerintah
Menanggapi rumor yang terus berkembang ini, Taspen kembali memberikan penjelasan terbarunya. Pihak manajemen menegaskan bahwa hingga detik ini, tidak ada dasar hukum atau regulasi resmi dari Pemerintah Pusat yang memerintahkan adanya kenaikan gaji baru, pembayaran gaji rapelan, maupun tambahan tunjangan pensiun untuk bulan Februari 2026.
Dalam keteranganya melalui akun Instagram resmi @taspen, mereka mengisyaratkan bahwa pihaknya belum menerima arahan apapun terkait kenaikan atau rapelan gaji pensiun.
Taspen pun memohon kepada seluruh pensiunan untuk memastikan bahwa setiap informasi yang diterima hanya berasal dari sumber terpercaya, yaitu website atau media sosial resmi Taspen yang bercentang biru.
Hal ini dinilai harus ditekankan agar para pensiunan tidak menjadi korban penipuan yang sering kali memanfaatkan momen ketidakpastian seperti ini.
“Terkait hal tersebut (rapel cair malam hari) kami belum menerima regulasi resmi dari Pemerintah atas kenaikan gaji/ rapelan gaji pensiun,” demikian keterangan Taspen, dilansir KabarJawa.com pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Tidak Benar Menkeu Purbaya Umumkan Rapelan Gaji Pensiun PNS

Kekisruhan informasi ini ternyata berkembang luas. Sebab, belakangan juga beredar konten manipulatif di media sosial, khususnya Facebook dan YouTube.
Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan sosok Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, seolah-olah sedang mengumumkan kenaikan gaji pensiunan sebesar 12 persen dan memastikan pencairan dana rapel pada tanggal 30 Januari 2026.
Video tersebut terlihat sangat meyakinkan, namun berdasarkan hasil penelusuran tim KabarJawa.com, dapat dipastikan bahwa konten tersebut adalah hoaks.
Diduga kuat, video tersebut merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Deepfake AI yang memanipulasi wajah dan suara pejabat negara.
Faktanya, sejauh ini tidak ditemukan pernyataan resmi maupun rilis pers dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai adanya pencairan rapel gaji pensiunan di bulan Februari 2026.
Tidak Benar Rapel Gaji Pensiun Februari 2026 Cair Malam Ini
Jadi kesimpulannya, isu yang menyebutkan bahwa rapel gaji pensiunan akan masuk ke rekening malam ini adalah tidak benar dan tidak berdasar.
Pasalnya, Taspen belum menerima regulasi resmi dari pemerintah. Selain itu, video pengumuman kenaikan gaji oleh Menkeu Purbaya yang beredar juga dipastikan adalah hoaks hasil rekayasa digital.***