
KabarJawa.com – Presiden Prabowo Subianto menetapkan sebanyak 77 Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Beleid yang diteken pada 10 Februari 2025 ini menandai arah pembangunan nasional lima tahun ke depan yang menitikberatkan pada kemandirian ekonomi, swasembada pangan, energi, air, serta hilirisasi industri.
Menariknya, Pulau Jawa menjadi episentrum utama proyek strategis dengan puluhan pembangunan besar mulai dari kawasan industri, tol, bendungan, hingga proyek energi terbarukan.
Pulau Jawa: Pusat Hilirisasi dan Infrastruktur Nasional
Dari 77 PSN yang ditetapkan, lebih dari 20 proyek berada di Pulau Jawa. Berikut di antaranya:
- Kilang Minyak Tuban (Jawa Timur) – ekspansi kilang oleh PT Pertamina untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
- Bendungan Jragung (Jawa Tengah) – bagian dari proyek pengairan nasional untuk mendukung swasembada air.
- Biorefinery Cilacap (Jawa Tengah) – pusat produksi biofuel oleh PT Pertamina.
- Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Jawa Timur) – mempercepat konektivitas antara kawasan wisata dan industri timur Jawa.
- Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban (Jawa Barat) – memperkuat jalur logistik nasional.
- Proyek MRT Koridor Timur–Barat (Jakarta, Jawa Barat, Banten) – integrasi transportasi metropolitan.
- Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa – proyek pelindung pesisir dari banjir rob di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.
- Revitalisasi Akuakultur Berkelanjutan (Jawa Barat) – mendukung industri perikanan modern.
- Bioetanol Berbasis Tebu – tersebar di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.
- Proyek Hilirisasi Garam (Soda Ash) di Jawa Timur oleh BUMN dan swasta.
- Pembangunan Pelabuhan Patimban (Jawa Barat) – pengembangan pelabuhan ekspor kendaraan.
- Pembangunan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat.
- RDMP RU VI Balongan (Jawa Timur) – proyek peningkatan kapasitas kilang minyak.
- Program Revitalisasi Sekolah dan Madrasah serta Sekolah Unggul Nasional – tersebar di seluruh provinsi, termasuk Jawa.
Proyek-proyek ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi besar, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat pemerataan hasil pembangunan di kawasan paling padat penduduk di Indonesia.
PSN di Luar Jawa: Dari Kalimantan Hingga Papua
Sementara itu, wilayah luar Jawa juga mendapatkan porsi signifikan dalam daftar PSN. Proyek-proyek besar tersebar di berbagai pulau sebagai upaya pemerataan pembangunan nasional:
- Kalimantan: PLTA Kayan 9 GW (Kalimantan Utara), Kawasan Industri Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI), Kawasan Industri Ketapang (Kalimantan Barat), Kawasan Industri Tanah Kuning (Kalimantan Utara), serta Jalan Tol Terintegrasi Sumatera.
- Sumatera: Kawasan Industri Sei Mangkei (Sumatera Utara), Biorefinery Sumatera (Riau dan Sumatera Selatan), Kawasan Industri Futong (Riau), dan Kawasan Industri Alumina Toba (Kalimantan Barat).
- Sulawesi: Kawasan Industri Bantaeng (Sulsel), Weda Bay (Maluku Utara), Kolaka Resources Park (Sultra), ASPIRE Stargate (Sultra), hingga Wiraraja Green Renewable Park (Kepulauan Riau).
- Maluku & Papua: Pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela (Maluku), Kawasan Industri Teluk Bintuni (Papua Barat), Kawasan Industri Fakfak (Papua Barat), dan penataan Kawasan Pemerintahan DOB Papua Tengah, Selatan, Pegunungan, dan Barat.
Selain itu, PSN juga mencakup proyek nasional lintas daerah seperti Penyediaan Peta Dasar Skala Besar Indonesia, Program 3 Juta Rumah, Pembangunan RS Lengkap Berkualitas, dan Pengembangan Digital Government.
Program Sosial dan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas
Selain proyek fisik, pemerintahan Prabowo juga menempatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai PSN prioritas.
Program ini berskala nasional dan dikoordinasikan oleh Badan Gizi Nasional untuk memastikan anak sekolah di seluruh Indonesia mendapat makanan sehat setiap hari.
Program lain yang juga masuk PSN baru meliputi:
- Program Penuntasan TBC (Kementerian Kesehatan)
- Lumbung Pangan Nasional (Food Estate) di Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan
- Peningkatan Produksi Daging dan Susu Sapi Nasional
- Layanan Irigasi Pendukung Ketahanan Pangan Nasional
Langkah ini menunjukkan orientasi pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur besar, tetapi juga pada pembangunan manusia dan ketahanan sosial-ekonomi.
Evaluasi Tahunan dan Keterlibatan Swasta
Daftar PSN 2025–2029 bersifat indikatif dan dapat berubah sesuai hasil evaluasi tahunan. Pemerintah menegaskan, setiap proyek harus memenuhi aspek kesiapan, pendanaan, dan keberlanjutan.
Untuk mempercepat pelaksanaan, pemerintah membuka ruang besar bagi investasi swasta dan BUMN agar pembangunan berjalan paralel dan efisien.
Melalui PSN ini, pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi lebih merata, infrastruktur terkoneksi, dan kemandirian energi serta pangan dapat tercapai dalam lima tahun mendatang.
Arah Baru Pembangunan Indonesia
Penetapan 77 PSN menjadi langkah nyata menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah menekankan bahwa pembangunan di Jawa harus menjadi fondasi sekaligus model pemerataan ke luar Jawa. Sinergi antara proyek fisik, sosial, dan digital diharapkan mendorong percepatan transformasi ekonomi nasional.
Dengan fokus pada swasembada, hilirisasi, dan kesejahteraan rakyat, proyek-proyek ini menjadi peta jalan utama pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.***