
KabarJawa.com – Hari Santri Nasional merupakan momen peringatan penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya kalangan santri dan pesantren. Tahun ini, Hari Santri akan jatuh pada hari Rabu, 22 Oktober 2025.
Setiap tahunnya, peringatan ini menjadi pengingat akan kontribusi besar para santri dalam perjuangan kemerdekaan sekaligus pembangunan bangsa.
Namun, di balik semangat memperingati Hari Santri, bakal muncul satu pertanyaan di tengah masyarakat, tak terkecuali mereka yang menempuh pendidikan di pondok pesantren.
Apakah tanggal 22 Oktober 2025 akan ditetapkan sebagai hari libur nasional? Pertanyaan ini wajar, mengingat setiap peringatan besar biasanya identik dengan hari libur.
Apakah Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025 Jadi Hari Libur?
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, pemerintah telah menetapkan sebanyak 17 hari libur nasional dan 11 hari cuti bersama sepanjang tahun. Namun, dalam daftar tersebut tidak tercantum Hari Santri Nasional.
Artinya, peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2025 tidak termasuk hari libur nasional. Dengan demikian, sekolah tetap beroperasi seperti biasa, pekerja dan karyawan tetap masuk kerja, serta layanan publik termasuk perbankan juga tetap berjalan normal.
Keputusan ini menegaskan bahwa Hari Santri lebih difokuskan sebagai momen refleksi dan penghormatan, bukan hari libur nasional.
Sejarah Penetapan Hari Santri Nasional
Hari Santri Nasional pertama kali dicanangkan pada tahun 2014. Usulan tersebut datang dari ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam di Desa Banjarejo, Malang.
Tanggal 22 Oktober dipilih karena berhubungan erat dengan peran penting KH Hasyim Asy’ari, ulama besar sekaligus pahlawan nasional.
Pada tanggal tersebut, beliau menyerukan resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Peristiwa bersejarah ini kemudian dijadikan dasar penetapan Hari Santri Nasional.
Tema Hari Santri Nasional 2025
Berdasarkan pengumuman resmi Kemenag, diketahui bahwa tema Hari Santri Nasional 2025 yaitu “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”.
Tema ini menekankan bahwa peran santri tidak berhenti pada menjaga nilai sejarah dan moral bangsa, melainkan juga berkontribusi aktif dalam menciptakan peradaban dunia yang damai, beradab, dan berkeadilan.
Pesantren dianggap sebagai motor peradaban yang melahirkan generasi unggul, siap bersaing tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.
Santri masa kini diharapkan menjadi pribadi yang cerdas, berwawasan luas, serta tetap menjunjung tinggi nilai keislaman yang inklusif dan penuh cinta terhadap sesama.
Tetap Masuk
Jadi kesimpulannya, Hari Santri Nasional 2025 bukan termasuk hari libur. Sehingga, aktivitas kantor hingga sekolah tetap berjalan seperti biasanya.
Kini diketahui pula bahwa sejarha Hari Santri bermula dengan usulan para santri di Indonesia. Dan tema peringatan tahun ini adalah ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia’.***