
KabarJawa.com – Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati momen bersejarah yang menjadi tonggak persatuan, yakni Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas).
Menyambut peringatan yang ke-118 pada tahun 2026 ini, berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, hingga institusi pendidikan tentu mulai mempersiapkan rangkaian acara.
Dalam setiap pelaksanaan kegiatan, salah satu elemen visual yang paling esensial dan sering dicari oleh tim panitia adalah desain banner atau spanduk untuk media publikasi.
Jika Anda kebetulan bertugas merancang visual acara dan membutuhkan aset resmi, berikut KabarJawa.com sajikan link referensinya.
Link Referensi Pembuatan Banner Harkitnas 2026
Pemerintah telah menyediakan portal arsip khusus yang berisi berbagai aset publikasi dan identitas visual acara kenegaraan. Anda dapat mengakses seluruh bahannya melalui tautan berikut:
- https://kebangkitan-nasional.id/arsip
Cara Mengakses Elemen Desain
- Buka tautan situs web di atas melalui gawai atau komputer Anda.
- Pada halaman utama, cari dan klik menu atau dokumen yang bertajuk “Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026”.
Di dalam direktori tautan tersebut, Anda akan menemukan berbagai macam elemen desain grafis mentah yang bisa langsung dipakai sebagai bahan pembuatan banner.
Salah satu aset paling penting yang disediakan adalah logo resmi Harkitnas 2026 dalam format resolusi tinggi.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendesain Banner Harkitnas
Mendesain banner atau spanduk untuk peringatan hari besar nasional memiliki aturan tersendiri dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Berikut adalah beberapa hal krusial yang wajib diperhatikan oleh panitia atau desainer grafis:
Urgensi Logo Resmi
Penempatan logo adalah identitas utama dari banner Harkitnas. Pastikan Anda hanya menggunakan logo resmi yang diunduh langsung dari situs arsip di atas.
Hindari mencomot logo dari mesin pencari yang kualitasnya rendah atau sudah dimodifikasi secara sepihak oleh orang lain.
Patuhi Buku Pedoman Visual
Kemudian, bi dalam tautan yang sama, pemerintah telah menyertakan petunjuk resmi mengenai tata cara dan etika penggunaan logo.
Panduan ini mengatur secara ketat hal-hal teknis. Misalnya, batas area aman logo, aturan proporsi ukuran agar tidak gepeng alias distorted, hingga larangan menempatkan logo di atas warna latar maupun background yang bertabrakan.
Fokus pada Keterbacaan
Selain estetika, pastikan teks yang berisi tema kegiatan, tanggal acara, serta nama instansi atau sekolah Anda tercetak dengan menggunakan jenis huruf yang tegas dan kontras. Hal ini penting agar pesan pada banner tetap mudah dibaca oleh masyarakat dari kejauhan.
Nah, itulah tadi informasi lengkap mengenai tautan referensi desain banner dan pedoman visual peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026.***