Mengenal Arti Kata Gowok, Tradisi Jawa Kuno yang Lagi Ramai Jadi Omongan di Medsos

Bagikan :
Gowok termasuk kata yang belakangan ramai jadi omongan di media sosial, berikut artinya, foto ilustrasi /Unsplash

KABAR JAWA – Baru-baru ini, istilah Gowok mendadak ramai menjadi omongan di berbagai platform media sosial (medsos).

Penyebab utamanya adalah adanya pengumuman film terbaru berjudul Gowok: Kamasutra Jawa.

Film ini dijadwalkan tayang pada 5 Juni 2025 dan tak hanya menampilkan deretan aktor dan aktris ternama seperti Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, Devano Danendra, dan Slamet Rahardjo.

Akan tetapi, kisahnya juga dilatarbelakangi dengan tradisi kuno Jawa yang jarang diketahui publik.

Maka tak heran jika banyak warganet penasaran, apa sebenarnya arti dari kata Gowok?

Arti Gowok dalam Tradisi Jawa Kuno

Istilah Gowok memiliki akar sejarah panjang dan pernah menjadi bagian dari semacam sistem pendidikan di masa lampau.

Gowok adalah sebutan bagi seorang perempuan dewasa yang ditugaskan untuk membimbing laki-laki muda sebelum memasuki kehidupan pernikahan.

Tugas gowok sendiri adalah mengajarkan nilai-nilai kedewasaan, tanggung jawab dalam membina rumah tangga, hingga urusan suami-istri.

Biasanya, perempuan yang berperan sebagai gowok berada dalam rentang usia 23 hingga 30 tahun, dan berasal dari kalangan ronggeng atau penari tradisional yang memiliki pengalaman hidup luas serta pemahaman tentang relasi pasangan.

Baca juga  Apa Arti "Walid Nak Dewi Boleh"? Serial Bidaah Viral, Ulah Walid Jadi Sorotan

Tak hanya menjadi pendidik, gowok juga berperan sebagai mentor yang membentuk karakter dan kesiapan psikologis laki-laki muda.

Dalam praktiknya, interaksi antara gowok dan laki-laki yang dibimbingnya disebut gowokan.

Lebih tepatnya yakni sebuah hubungan pembelajaran intensif yang bersifat privat.

Tujuannya agar si pria memiliki kesiapan mental, emosional, dan fisik untuk menjalani kehidupan pernikahan.

Asal Usul Nama Gowok

Catatan sejarah menyebutkan bahwa istilah Gowok sudah ada sejak abad ke-15 Masehi.

Ada pula narasi yang menyebut bahwa nama tersebut berasal dari sosok legendaris bernama Goo Wok Niang.

Ia dikisahkan datang ke Pulau Jawa bersama rombongan Tiongkok yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho.

Dalam perjalanan sejarah tersebut, Goo Wok Niang dikenal sebagai perempuan yang membawa pengaruh budaya dalam hal pendidikan pranikah bagi pria Jawa pada masa itu.

Dari sinilah lahir praktik sosial yang kemudian berkembang menjadi tradisi Gowokan, sebelum akhirnya terkikis oleh perubahan zaman dan nilai-nilai modern.

Film Gowok di Mata Dunia

Dalam konteks film, menariknya, sebelum Gowok: Kamasutra Jawa rilis resmi di Indonesia, karya sinematik ini telah lebih dulu diputar di kancah internasional.

Baca juga  Jadwal Rilis Film Believe 2025: Catat Tanggal Tayangnya di Bioskop!

Film ini berhasil masuk dalam kompetisi Big Screen Competition pada ajang International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-54 yang diselenggarakan pada Februari 2025.

Masuknya film ini dalam festival bergengsi dunia menunjukkan bahwa kisah-kisah lokal yang diangkat dengan pendekatan artistik mampu menembus batas budaya dan menarik perhatian penonton global.

Film tersebut kini dinilai menjadi medium dalam memperkenalkan sisi-sisi budaya Jawa yang jarang terangkat, sekaligus menggugah cakrawala pengetahuan masyarakat akan adanya tradisi Gowok.

Perempuan Pembimbing Laki-laki Muda

Jika ditarik garis besar, Gowok termasuk simbol sistem pendidikan tradisional Jawa kuno yang menekankan pentingnya kesiapan mental dan moral sebelum membina rumah tangga.

Jadi, ketika orang bertanya “apa arti Gowok?”, jawabannya adalah seorang perempuan pembimbing pria yang hendak menikah.

Dan ia tergolong salah satu tradisi kuno yang kemungkinan saat ini sudah punah karena sensitif serta menuai pro kontra.***

Berita Terbaru

Universitas Ngudi Waluyo memiliki 24 program studi dari D3 hingga S2, mencakup bidang kesehatan, bisnis, hukum, dan pendidikan.
Berapakah Jumlah Program Studi yang Ada di Universitas Ngudi Waluyo Saat ini?
Nomor punggung Pelé yang paling ikonik adalah 10. Simak sejarah angka tersebut dan tiga gelar Piala Dunia Brasil.
Apa Nomor Punggung Paling Ikonik Pele di Panggung Piala Dunia?
KKB-Papua
Penembakan Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, 3 Orang Tewas di Pedalaman Papua
All You Can Eat Steamboat & Grill hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo dengan panorama Menoreh dan pilihan paket menarik.
All You Can Eat Steamboat & Grill Hadir di Novotel & ibis YIA Kulon Progo: Kuliner dengan Panorama Menoreh
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional

Terpopuler

Nama kepala sekolah dan guru SD Pekalongan yang viral belum diumumkan. Disdikbud membenarkan kasus dan menjatuhkan sanksi. (Foto ilustrasi Pixabay/geralt)
Siapa Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan Viral Video Asusila yang Dicopot Disdikbud?
Video kasir Indomaret viral 7 menit ramai di media sosial. Simak fakta soal isi video, Lylia, dan klaim akun media sosialnya. (Foto ilustrasi: Pixabay/lolo_btl)
Video Kasir Indomaret Viral 7 Menit Isinya Apa dan Nama Akun IG serta TikTok Lylia yang Disebut-sebut Pemeran Video
pemeliharaan jaringan listrik
Jadwal Pemadaman Listrik Surabaya Hari Ini, Cara Cek Info Real Time & Akurat
Lokasi Tilang Operasi Patuh Progo 2026 Jogja
Titik Lokasi Rawan Tilang di Jogja, Operasi Patuh Progo 2026: ETLE Sleman, Bantul dan Sekitarnya
Jadwal one way Puncak 12-13 September 2026 berlaku situasional. Ganjil genap ditiadakan, cek jam arah naik dan turun.
Jadwal One Way Jalur Puncak12-13 September 2026: Ganjil Genap Ditiadakan, Satu Arah Situasional