
KABAR JAWA – Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2025 sudah mulai ramai diperbincangkan, terutama mengenai jenis soal yang akan dihadapi pesertanya.
Banyak calon peserta yang penasaran, apa saja materi ujian yang akan diujikan pada seleksi ini?
Sedangkan memahami kisi-kisi soal UM-PTKIN termasuk salah satu kunci sukses dalam menghadapi ujian tersebut.
Untuk diketahui, tahun ini pelaksanaan UM-PTKIN akan dilakukan secara luring (tatap muka) di kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang telah ditentukan sebagai titik lokasi ujian.
Menariknya, walau ujiannya tatap muka, sistem yang digunakan tetap digital melalui aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE).
Dan melalui SSE, seluruh proses berlangsung tanpa kertas—baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. Peserta wajib menggunakan komputer atau laptop.
Nah kembali soal kisi-kisi, berikut adalah materi soal UM-PTKIN 2025 yang kemungkinan akan keluar saat ujian.
Kisi-kisi Materi Soal UM-PTKIN 2025
Berdasarkan pengumuman pihak penyelenggara UM PTKIN, ujian ini akan berisi empat macam materi yakni Penalaran Akademik, Penalaran Matematika, Literasi, dan Literasi Ajaran Islam.
Keempatnya dirancang untuk mengukur kesiapan akademik dan kepribadian calon mahasiswa, serta kesesuaian mereka dengan lingkungan kampus berbasis nilai keislaman.
1. Penalaran Akademik
Materi Penalaran Akademik bertujuan mengukur potensi akademik peserta untuk menunjang keberhasilan studi di jenjang sarjana. Komponen dalam kelompok ini meliputi:
- Penalaran Verbal: Menilai kemampuan memahami bahasa tulis dan tata bahasa, termasuk penggunaan kata, struktur kalimat, dan pemahaman narasi.
- Penalaran Gambar: Menguji kemampuan peserta dalam memahami pola visual, simbol, dan objek secara abstrak. Ini berguna untuk mengidentifikasi tingkat kreativitas calon mahasiswa.
- Penalaran Kuantitatif: Berfokus pada kemampuan peserta dalam berpikir logis dengan angka dan simbol matematika untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Soal-soal dalam kelompok ini juga akan dikaitkan dengan berbagai tema aktual seperti isu kebangsaan, keislaman, ilmu pengetahuan dan teknologi, ekonomi, pendidikan, hingga seni budaya dan olahraga.
2. Penalaran Matematika
Bagian ini menekankan pada keterampilan dalam menerapkan konsep-konsep matematika secara praktis.
Peserta akan diuji melalui soal berbasis teks dan data (grafik, tabel, atau diagram) untuk mengukur kemampuan mereka dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Materi ini diujikan juga sebagai bekal menghadapi era abad ke-21 yang menuntut pemikiran logis dan terstruktur.
3. Literasi
Materi literasi dibagi ke dalam beberapa bahasa: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab.
Tujuan dari bagian ini adalah untuk menguji keterampilan peserta dalam memahami dan mengevaluasi berbagai jenis teks, baik dalam konteks sosial humaniora maupun sains.
Dan para peserta diharapkan mampu mengembangkan pemikiran kritis, pemahaman konteks, serta menyesuaikan diri sebagai individu moderat yang unggul dalam masyarakat global.
4. Literasi Ajaran Islam
Bagian ini menjadi ciri khas dari seleksi UM-PTKIN. Literasi ajaran Islam mencakup materi-materi penting seperti Al-Qur’an, Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam.
Jadi, peserta tidak hanya dituntut untuk memahami, tetapi juga mampu menerapkan dan menganalisis ajaran Islam dalam berbagai konteks—baik secara pribadi, dalam masyarakat, maupun dalam skala global.
Kompetensi ini diharapkan dapat mencetak mahasiswa yang berkepribadian baik, toleran, dan mampu menjadi agen perubahan dalam masyarakat madani.
Kapan Ujian UM-PTKIN 2025 Dilaksanakan?
Pelaksanaan ujian akan dilakukan dalam dua tahap, yaitu:
- Gelombang Pertama: 10 – 12 Juni 2025
- Gelombang Kedua: 14 – 18 Juni 2025
Pastikan peserta sudah memilih lokasi ujian sesuai titik yang tersedia di aplikasi pendaftaran.
Karena menggunakan sistem elektronik, peserta juga harus mempersiapkan diri menggunakan komputer atau laptop selama ujian.
Ada Empat Materi Soal UM-PTKIN 2025
Jadi kesimpulannya, ada empat materi soal yang akan diujikan dalam UM-PTKIN 2025 antara lain Penalaran Akademik (PA), Penalaran Matematika, Literasi, dan Literasi Ajaran Islam.
Masing-masing materi akan dirancang untuk menggali potensi peserta dari berbagai sisi—baik intelektual, spiritual, karakter, dan sebagainya.
Dan selagi masih ada waktu sebelum ujian dimulai bulan Juni 2025, para peserta bisa manfaatkan kesempatan ini untuk belajar lebih giat serta memahami karakteristik masing-masing soal.***